MERAJUT LAGI

Di tengah kesibukan dunia maya dan pindahan ke blog baru dengan penyesuaian super ribet karena harus ngeblog di WordPress cuma pake ponsel, saya tetap sadar bahwa dunia nyata tetaplah prioritas utama. Karena itulah sekarang saya semakin intens menyalurkan hobi lama saya selain membaca atau menulis, yaitu merajut.


    Ya, beberapa bulan ini saya tengah konsen merajut, sebuah hobi lama yang baru sekarang bisa lagi melakoninya. Kali ini bukan sekedar untuk koleksi pribadi, saya juga membuatkan pesanan orang-orang di sekitar saya. Lumayan, alhamdulillah, dapat memperoleh rupiah. 


    Berikut ada beberapa gambar hasil olah tangan saya;


    Ini tas rajut Hello Kitty untuk anak tetangga yang kembar dua, tapi kakaknya mau juga, jadinya tiga buah tas.


    Kalo ini dompet buat seorang teman sesama ibu-ibu di sekolah TK anak saya. Cute ya, kaya roti lapis gitu penampakannya.


    Yang dua itu adalah model stroberi dan nanas dengan variasi yang agak ngawur, tapi tetap cantik kan… Sebenarnya ada yang warna merah terang versis stroberi yang besar, tapi lupa foto dan udah diambil sama yang punya.


    Nah, kalo ransel rajut anak gajah yang lucu ini adalah milik keponakan saya yang tahun depan nanti mau masuk PAUD. Ini perdana loh saya bikin tas rajutan ransel, biasanya yang selempang atau dompet aja. Unyu yaaaa….


    Ini dia buah nanasnya, tapi isinya bukan daging buah melainkan uang, karena ini dompet jinjing. Pertama kali belajar crocodile stitch ini dan belum rapih.


    Kalo yang sepasang ini bisa dibilang karya saya yang paling spektakuler dan susah. Karena ukurannya besar dan menghabiskan banyak benang, pakai granny square juga. Tas utama adalah tote bag yang ukurannya jumbo bisa muat mukena dan sajadahnya yang tebal. Tasnya ada anaknya, bentuk dompet yang ada tali pendek, dan tali panjang bisa buat selempang jadi mini bag, ukurannya cukup untuk memuat smartphone dan uang .
    Tas ini juga merupakan proyek terlama saya yang makan waktu hampir setahun, karena sempat stok benang kosong, hilang mood, bosan, hampir putus asa atau terhalang pengerjaan pesanan orang. Fiuhh…. Belum lagi proses pemasangan furing dalamnya supaya bisa tegak berdiri itu, dramanya juga super lebay, kudu dua kali bolak balik ke tukang jahit hanya untuk dibuat kecewa. Akhirnya saya nekat jahit furing plus busa hati itu manual dengan tanagan sendiri, merancang pola seadanya, jahit sebisanya. Untunglah, ada seorang teman yang bisa dan mau berbaik hati memperbaiki jahitan tangan saya dengan jahit mesin. Not bad lah, gak amburadul lagi benang jahitnya.


    Kalau yang empat buah tas di atas bisa dibilang pesanan terlaris abad ini, mulai yang ukurannya agak besar sampai yang bentuk mini bagnya, sampai bosan bikinnya, puyeng juga karena kok orang-orang pada suka warna hitam yang membuat mata perajut cepat lelah dan ngantuk berat. Awalnya cuma bikinin buat mama, tuh yang hitam dengan bunga pink dan merah. Ternyata pada banyak yang suka dan mau juga. Jadilah…. sampai saya sempat sakit dikejar setoran rajutan tas ini.


    Ini versi ukuran mini bagnya, yang merah hati itu saya pakai tiap hari ke sekolah atau ke pasar, simple, kecil tapi dalamnya bisa muat tiga biji hape loh (uang jutaan juga muat)…​

    Yang ini adalah mata yang tertidur karena sangat mengantuknya mungkin…

    Lumayan banyak juga ya , itu juga ada yang tidak sempat terdokumentasi atau terhapus. Ternyata merajut itu sangat menyenangkan dan gambaran tentang merajut hanya untuk nenek-nenek yang duduk si kursi goyang itu tidak selalu benar. Siapapun bisa merajut dan menjadikannya hobi, bahkan bisa menghasilkan materi.

    So, dari hobi jadi profesi, why not!!

    INI BLOG BARUNYA RUSMINAH QUMAINAH

    Setelah mendapatkan kabar buruk tentang akan dihapuskannya layanan blog ponsel gratis Mywapblog, maka saya sebagai salah satu usernya yang sudah terlanjur menetap selama kurang lebih tiga tahun di http://qhumaie.heck.in, kini sayapun terpaksa membangun rumah baru lagi dari awal. Benar-benar dari awal lagi. Meski sempat pesimis untuk ngeblog di platform lain semisal WordPress ini atau Blogspot karena ketiadaan laptop, tapi saya putuskan untuk tetap jadi pejuang kata melalui tulisan dan tetap ngeblog lagi. Ini lewat hape lo, untunglah WordPress udah cukup ramah buat orang-orang yang gak bisa akses blog lewat laptop, sudah ada aplikasi WordPress untuk android yang bisa diunduh langsung, gratis di Playstore.

    • So,welcome for me!!!

    OKTOBER BAPER (Edisi Kehilangan Mywapblog)

    Galaulah kalian, galaulah kita, galaulah saya!!

    Faktanya, di dunia ini ada banyak hal yang berada di luar kendali kekuasaan kita. Salah satunya adalah tentang masalah Mywapblog yang kita cintai ini, yang peredarannya akan segera hilang dari muka bumi ini. Padahal…..

    Dulu, bahkan sekarang pun jikalau Mywapblog resmi ditutup, ngeblog tanpa perangkat komputer atau laptop itu adalah suatu hal yang sangat niscaya mustahil. Kerena itulah kehadiran Mywapblog di tengah banyaknya umat manusia dengan kemampuan dan fasilitas terbatas yang hendak menyalurkan hobi sharing dan menulis tetapi tak punya laptop, itu laksana sebuah oase di tengah gersang dan kejamnya gurun pasir terpanas di dunia. Bayangkan, kita semua dapat bebas berkarya dan mengelola blog lewat ponsel saja, hampir nyaris semudah kita update status galau dan alay di facebook!!!
    Dan tentu saja, kita dapat juga bergaya, bangga, gak kalah dengan blog sebelah. Jiah!!

    Tapi mungkin memang benar apa kata orang, kegembiraan yang agak "terlalu" indah dan penuh euforia emang gak akan tahan lama. Dan… this is it, so inilah akhirnya, kita berkabung, saya berduka sodara sodara!!! Atas berita akan ditutupnya mywapblog.

    Terasa memang agak ganjil selama saya ngeblog di Mywapblog, tiga tahun pemirsa, bukan waktu singkat untuk sebuah kesabaran, yap! Selama itu saya terus bersabar dengan keterbatasan menulis lewat ponsel java yang harganya tak seberapa jika dibandingkan ponsel android terkini. Bersabar atas fasilitas ngeblog gratis yang servernya sering down hingga tak bisa diakses berhari-hari. Bersabar atas kwalitas lemotnya paket jaringan internet yang dibeli dengan harga rupiah termurah. Bersabar atas segalanya, bahkan saya bersabar ketika menkominfo, UC Browser dan provider kartu seluler yang saya pakai berkonspirasi memblokir banyak situs, termasuk Mywapblog, yang membuat saya tak lagi bisa maksimal dalam ngeblog ria. Kejaaaaaammm….

    Maka, kalau kalian yang baru aja tempo hari bikin blog di sini, dan udah mau nangis darah saking bapernya karena Mywapblog mau ditutup, PANDANGLAH SAYA, LIHATLAH SAYA DAN USER-USER LAWAS LAINNYA yang udah sedia ampe lumutan menulis dan koar-koar di Mywapblog selama ini, dan kemudian menemukan fakta paling menyakitkan seperti ini. HOW COULD IT BEEEE??!!!!! Bayangkan betapa bapernya kita!!! Yang udah pernah jatuh bangun merasakan rumit, nyesek, ngenes dan juga senangnya ngeblog lewat hape. Baper sebaper-bapernya sayang!!

    Dulu, harapan dan ekspektasi saya ketika pertama ngeblog adalah ingin mengabadikan kenangan dan membuat sejarah saya sendiri, kerena saya takut jikalau saya tua nanti saya akan semakin pelupa dan mulai tak bisa mengingat lagi moment-moment terbaik dalam hidup ini, karena itulah kelak blog inilah yang akan menjadi penyambung lidah atas kisah yang tak pernah bisa saya sampaikan secara lisan, blog inilah yang akan jadi kotak pandora berharga tempat saya menyimpan semua cerita. Lebih dari itu, blog ini adalah bukan sekadar karya tulis saja, blog ini adalah kumpulan KEKAYAAN INTELEKTUAL saya yang tak ternilai harganya!!

    Ok, mungkin memang agak berlebihan, tapi memang seperti itulah saya menganggapnya.

    Barangkali memang seperti inilah kehidupan, kita tetap harus bertahan. Seperti halnya dulu kejayaan Friendster yang digantikan Facebook, Multyply yang punya begitu banyak user pun akhirnya juga tutup yang membuat anggotanya juga kocar kacir entah kemana, situs Ngerumpi dot com yang punya motto ngerumpi tapi pake hati juga akhirnya tiada lagi. Seperti itu…. datang, hilang, pergi, hanyalah bagian kecil dari kehidupan, dan jikalau karena itu saya merana, baper, menangis dan insomnia lalu menulis keluh kesah penuh luka ini, maka itu juga hanyalah sebagian kecil saja dari masih banyaknya luka dan guncangan masalah yang akan menimpa dalam hidup ini.
    Harusnya tidak apa-apa, harusnya kita bisa, harusnya…. Tapi…..

    Mywapblog….
    Banyak hal yang tak dapat saya relakan dalam kehidupan, dan kau kini menjadi salah satu di antaranya.
    Hikz…..

    BOLEHKAH DAKU, KEKASIH KU??

    Bolehkah daku sedikit mengingat beberapa kenangan yang pernah berlalu dilindas laju waktu?
    Kemudian melirihkan beberapa tetes airmata, ketika tak ada kata yang dapat berbicara mewakili betapa berat luka.

    Bolehkah daku membuka lagi lembar-lembar diary dan surat-suratmu dahulu?
    Yang terserak diam di antara daun-daun semak kekeringan, menabur lara ketika serangkaian cintamu tak kuasa ku terjemahkan….

    Bolehkah sayangku…
    Ku ketuk lagi pintu hatimu yang pernah menutup beberapa tahun lalu?
    Untuk kemudian ku kembalikan serpihan rindu kita yang pernah terpisah,
    Dan barangkali masih dapat ku temukan cinta kali ini.

    KETIKA CANTIK HARUS PUTIH(KAH??)

    Hai hai hai….. pemirsa budiman semua. Lama banget ya saya gak lagi mengisi blog ini, semakin terlantar saja kayaknya. Sampai-sampai gak ngeh kalo lagi ada event besar tahunan. Hmmm… semoga sukses aja semuanya!!

    Okeh, sekarang saya mau coba menulis lagi. Kali ini tentang sesuatu yg wanita banget. Yap!! Saya mau bahas tentang kecantikan dan kosmetika di kalangan wanita.

    Rasanya sudah sering banget ya kita lihat tontonan di TV atau baca-baca artikel di internet, majalah atau surat kabar deesbe, tentang efek samping krim pemutih wajah instan yang mengklaim dapat mencerahkan dalam waktu singkat. Gak kapok-kapok deh kayaknya, banyak produk pemutih gak jelas dan abal-abal yang beredar. Udah kena razia badan POM tapi kok teteup aja ada celah untuk beredar lagi. Dan gak kapok-kapok juga teteup aja kaum hawa apalagi buebu yang mau memakainya.

    Memang menjadi cantik emang harus putih gitu??

    Mestinya kita realistis aja, di Indonesia yang beriklim tropis yang lingkungannya cenderung panas dan penuh matahari sepanjang tahun, kulit mayoritas orang kita emang gak putih-putih banget, kuning langsat sampai cenderung ke sawo matang. Jadi yaaa… mau menjadi putih kinclong yang pake banget itu kalo menurut saya agak sedikit (ini nulis beginian apa gak bakal kena timpuk pengusaha kosmetik gak gue ni?) "melawan kodrat" kali ya. Lah? Habis tu kulit muka ampek dipaksa-paksa kelupasan sampe merah, perih, bengkak nyeri juga DEMI. Iya demi dapetin kulit yang putih kinclong ituh.

    Yang membuat saya tergerak buat menulis ini adalah ketika saya menyaksikan dua orang (anggap saja) teman lah ya, yang nekad make produk pemutih yang gaje itu, yang beberapa tahun lalu udah pernah kena daftar sitanya badan POM sebagai salah satu produk kosmetik berbahaya. Nah lo!!!

    Pemakai pertama adalah seorang remaja yang saat awal make itu dia masih SMP, sekarang sudah SMA siy. Sebenarnya kulitnya itu udah bagus, gak jerawatan kayak kebanyakan abege lainnya, tekstur kulitnya juga halus. Tapi ya itu tadi, warna kulitnya agak coklat, ya memang anaknya item manis padahal. Dan ketika saya melihat perubahan drastis pada wajahnya akhir-akhir ini, saya pun tahu kalo dia telah memakai produk pemutih. Saya jadi agak menyesalkan, sangat menyayangkan, dia masih muda, sangat muda, kasian kulitnya, kok make produk "keras" macam itu? Yang saya lihat warna wajah dan lehernya jadi kontras banget, wajahnya sekarang memang terlihat lebih putih, tapi jerawat merah-merah memenuhi pipi dan dahinya, dan bila panas mulai terik maka jadi merahlah wajahnya.

    Apa perubahan dengan penampakan kulit putih kemerahan itu kah yang menjadi arti dari kata "cantik" dan "lebih baik" ??

    Bukankah kulit luar kita yang menggelap itu sebagai tanda bahwa melanin bekerja keras untuk melindungi dari paparan sinar UV matahari yang dapat merusak kulit. So, kalo kulit pelindung luar itu kita kelupas? Apa jadinya? Rasanya sudah sangat banyak orang yang mengalami kerusakan kulit parah karena obsesi ingin putih ini, mengapa para wanita tak jua belajar dari sana??

    Pemakai kedua, adalah seorang ibu muda. Yang ini lebih horrible lagi karena saya melihatnya langsung ketika ia sedang treatment wajahnya dan menjelaskan proses menyakitkan itu pada saya. Kala itu ia sudah melewati proses pengelupasan selama tiga hari, sedang parah-parahnya. Saya hanya bisa ternganga dibuatnya. Bahkan dia menyitir quotes tentang kecantikan wanita yang amat populer.

    Katanya: "hidup ini pilihan, dan aku ini sedang memilih cara menyakitkan untuk memutihkan wajah. Bukankah bila tak ada rasa sakit, maka tak akan ada pencapaian?"

    APA ?!!

    Katanya, sambil terus mengipasi wajahnya yang mulai memerah, terasa panas terbakar dan perih karena krim dan toner pemutih itu, membuat saya speechless tapi tetap berusaha memahami "derita dan perjuangannya". Maka sayapun hanya #gagalpaham dibuatnya.

    Iseng, saya membuka botol produk itu, mendekatkan nya ke hidung saya. Wekk!! Tercium aroma menyengat, yang terasa seperti campuran bau sengak ruang UGD RS dan cairan pembersih WC. Memang katanya, baunya sangat gak enak, bahkan adiknya sampai muntah-muntah karenanya. Hororr!!! Dan masih dipake juga, tiap harii !!! Hororr pangkat tiga buuuu.

    Katanya, ini adalah percobaan yang ke sekian kalinya yang diterapkan pada wajahnya. Ia dengan gamblang mengakui bahwa wajahnya memang sering jadi kelinci percobaan berbagai macam kosmetik. Mulai dari produk yang terbilang aman yang ada ijin depkes dan bersertifikat halal dari MUI seperti yang biasa muncul tiap hari di iklan TV (katanya produk semacam ini proses nya lambat dan gak bikin putih kinclong bgt seperti maunya, memang kan itu untuk membersihkan dan merawat yang pada proses nya juga akan membuat kulit lebih cerah dan gak kusam. Dan ia gak cukup sabar pada proses itu.) dan sampai yang mengandung kode keras semacam produk pemutih yang bahkan tanpa izin edar, mulai dari krim pelembab biasa sampai krim racikan dokter ternama. Dari yang harga biasa sampai yang warbyazaaa. Dia pernah mencobanya sodara sodara!! Apalagi ia sempat berkutat pada bisnis online berbagai produk pemutih juga. Keberaniannya dalam hal yg satu ini, seketika membuat nyali saya ciut sekaligus bergidik ngeri.

    Melihat semua perjuangannya itu dalam hati saya hanya dapat mendoakan semoga keinginannya dapat tercapai segera dan mengakhiri deritanya. Karena itu gak hanya berdampak pada wajah saja, tapi pada penggunaan jangka panjang juga dapat membahayakan organ dalam semisal ginjal dan bahaya juga buat kehamilan.

    Karena itulah, saya tidak hanya berharap agar kaum hawa berpikir ulang untuk urusan kosmetik, berhati-hati dan lebih selektif lagi. Tetapi juga untuk para lelaki yang sering disinyalir lebih memilih cewek cantik (kecenderungannya sekarang pasti cantik itu putih, kan?) ketimbang cewek cerdas yang lebih mencintai kulitnya yang apa adanya dan memilih gak memutihkan wajahnya dengan cara-cara ekstrim (baca: jelek). Karena pada faktanya memang, para cowok lebih mungkin untuk menoleh dua kali pada cewek berwajah kinclong ketimbang yang tidak, ini saya sudah hapal banget rasanya, kenyang!!. Jadi dalam perkara kerusakan wajah akibat produk pemutih ini tidak hanya salah pada bahasa iklan kecantikan yang sering keterlaluan, tapi juga pada perlakuan kaum pria pada wanita. T E R L A L U.

    Agaknya hal ini cukup membuktikan bahwa hidup itu keras, dan bila itu kehidupan perempuan maka akan dua kali lipatlah kerasnya. Wanita memang makhluk rumit yang suka hal keras tapi tidak pada kekerasan, yang senang putih dan pemutih tapi tidak pada keputihan. Haha….

    Tetap semangat dan tetaplah mandi minimal dua kali sehari!!!
    MERDEKAAA !!!!

    Udah pernah tayang di sini juga :
    ANTARA WANITA, KECANTIKAN DAN RIASAN WAJAH

    AKHIRNYA DESCENDANTS OF THE SUN TAYANG DI INDONESIA


    Gambar dari; lensaremaja.com

    Kabar gembira buat pencinta drama Korea, drama yang paling hits di awal tahun 2016 dan paling ditunggu-tunggu kehadirannya akhirnya tayang di televisi swasta di Indonesia. RCTI menyiarkan drama ini sejak hari Senin tanggal 25 Juli 2016 kemarin, dari Senin sampai Jumat jelang tengah malam, pukul 22.30 WIB (jam tayang favorit penderita insomnia). Kalo di tempat saya, Banjarmsin dan sekitarnya kena hampir jam 12 WITA. Horee….

    Senang banget juga tayangnya pake subtitel aja dan bukan dubbing, soalnya saya kurang sreg dengan drama korea yang didubbing. Kurang greget karena gak bisa denger oppa, daebak, omo, atau gomawo dengan aksen khas yang terdengar begitu seksi di kuping saya. Thanks ya RCTI.

    Drama yang dibintangi oleh si mega bintang Korea super cantik Song Hye Kyo dan aktor cute Song Joong Ki ini berkisah tentang dua anak manusia berbeda profesi, visi dan misi namun punya satu perasaan yang sama. Tentang seorang tentara anggota pasukan khusus dan seorang gadis dokter. Fix banget yah dua profesi itu emang paling klop kayaknya, di kehidupan nyata juga kalo ada pasutri yang profesi serupa itu pasti deh dimana-mana jadi bahan kebanggaan buat keluarganya dan membuat nyempil-nyempil rasa iri dari orang disekitarnya.

    Baru di episode pertama saja saya sudah dibuat ngiler klepek-klepek oleh aksi Joong Ki yang super terus terang tentang rasa sukanya pada si dokter cantik. Hye Kyo juga gak kalah menawan, perannya sebagai dokter muda ahli bedah yang sudah menyandang gelar profesor itu sangat pas dengannya. Membuat saya percaya, pantas saja netizen dalam dan luar negeri pada heboh tentang drama ini. Pantas saja sampai ada meme-meme yang bikin mupeng tentang Song Joong Ki yang dibanding-bandingkan dengan tentara ganteng di kehidupan nyata; Agus Harimurti, anaknya pak SBY. Pantas saja ke dua pemerannya dapat julukan SONG SONG COUPLE. Pantas saja mereka berdua digosipkan menjalin hubungan asmara beneran di luar drama. Pantas saja rating dramanya menanjak naik terus. Pantas saja drama dan artis pemeran nya dapat banyak penghargaan dan booming di seantero asia. ARRRGHHHHH….. JOONG KI. .. kamu terlalu manis untuk jadi tentara yang mesti baku tembak dan bersimbah darah!! Tidaaakkkkkkkk….

    Gambar dari: hmetro.com.my

    Lihat kacamatanya, betapa keren dan gagahnya Song Joong Ki oppa di drama ini. Dari sekian judul drama yang pernah dibintanginya, bisa dibilang drama inilah yang paling sukses melambungkan namanya.

    Gak sabar seperti apa ceritanya (padahal guenya aja yang paling gak sabar, adahay nasib tak punya saluran TV digital), pantengin aja di RCTI setiap Senin sampai Jumat pukul 22.30 WIB. (sambil berdoa dalam hati semoga tayangnya konsisten sampai selesai).

    Amiin!!