TAFAKUR LUKA


image kikikrisnasari.wordpress.com

Di sudut senja yang muram itu aku tafakur.
Pada langitnya yang menggurat merah.
Pada hitam siluet kehidupan menjelang malam.
Pada azan yang tak lagi memanggil kedamaian.

Lengkung langit mengelabu,
buram dalam hamparan debu.
Terus dilukai bisingnya peradaban.
Mempolusikan nyala cinta di dada.
Yang dicemari!
Yang terkontaminasi!

Aku masih tafakur. . .
Pada bayanganku yang menjauh.
Ku genggam hati yang terlanjur merapuh.
Ku renggut paksa pada liangnya_
melahirkan kosong. .
Ku cengkeram penuh dendam,
hingga berdenyar darah terdengar.
Karena pada kedalaman lubuknya, segores luka pernah ada. . .

Mei 2009

Advertisements

MEMORY OF PUTIH ABU-ABU (Geng Populer)

Flash back ke masa 10 tahun silam, saat masih berwujud ababil alias ABG labil yang tengah duduk di SMA dan keren dengan seragam putih abu-abu.
Memang ya, tiada masa paling indah masa-masa di sekolah. . .
Begitu kata lagu yang amat populer kala itu.

Hmm. . .populer?
Jadi teringat pas di SMA dulu ada semacam pengelompokan anak-anak berdasarkan komunitas, hobi atau bahkan strata sosial.

Ingat film drama komedi romantis Drew Barrymore yang judulnya Never Been Kissed??
Yang mengisahkan tentang geng populer di high school dan si Drew ini berperan jadi gadis udik gak gaul dan super kampungan plus malu-malu in karena saking gak kerennya, yang dibully abis-abisan oleh kelompok geng populer tersebut.

Nah!
Ternyata, kayaknya di sekolah manapun di dalam negeri selalu ada geng-geng dan pengelompokan macam itu. Yah. . . Walau gak se ekstrim yang di film-film dan yang biasanya ada di sinetron-sinetron lokal kita yang suka lebay marah-marahnya.

Perihal geng populer ini, secara kasat mata mereka mudah banget dikenali. Menurut pengamatan saya 10 tahun silam dan sampai sekarang di era serba canggih ini, beginilah kira-kira mereka. . (saya yang dulunya masih unyu gak masuk kriteria geng populer, malah mungkin masuk kategori udik.)

ANGGOTA EKSKUL SEKELAS CHEER LEADER ATAU DANCE

Kayaknya ini deh yang paling nampak. Di mana-mana kalau lagi ada acara sejenis tujuh belasan atau lomba-lomba pasca ulangan dan sebagainya, tampilah mereka-mereka ini jejingkrakan dengan rok super pendek dan atasan kaos ekstra ketat.

Jadi dah kaum adam yang liatin pada netes-netes keringetnya, abis main basket kan.

DARI KALANGAN 'BERADA'

Rata-rata anggota geng populer ini dari kalangn jet set. Sekelas uptown girl gitu lah. Karena kalau kere gak akan cukup bisa mendukung style mereka yang dimana-mana selalu nampak menonjol dan 'beda'.

UP TO DATE

Ya jelas lah mereka gak kejam alias gak ketinggalan jaman. Apa-apa yang mereka pakai dan gunakan jadi semacam barometer ukuran hits fashion saat itu. Minimal tas dan sepatunya bisa ganti empat kali dalam satu tahun ajaran. Itu dulu. . .

Nah sekarang di saat jaman udah tambah canggih dan aneh seperti sekarang ini, jadi up to datenya mereka juga sangat mengekor perkembangan jaman.
Minimal gadgetnya deh keluaran seri terbaru. Dunia lagi demam BB, mereka juga make, trus android mewabah, nah mereka kena juga.
Kalo dulu geng populer masih banyak yang naik angkot, nah sekarang pasti pada bawa motor sendiri, matic-matic gitu. . .
Kalo yang rada lebih bisa jadi malah bawa bo'il alias mobil. Waw. . .

BIASA MELANGGAR PERATURAN

Meski kegitan jingkrak-jingkrak mereka juga disupport sekolah dan merupakan bagian ekstrakurikuler dibidang seni. Tapi kadang kurang taat juga dengan aturan.

Gak fatal sih. . . Cuma sekelas rok yang kependekan dan atasan seragam yang kelewat ketat ampe kancingnya nyaris kebuka gitu. Plus sepatu yang warnanya gak hitam semua.
Ya. . .efek samping betapa stylishnya mereka.

PACARAN

Rasanya gak afdol kalo personil geng populer masih jomblo, minimal ada temen cowok yang rada dekat lah dan bisa nganter jemput atawa nebeng dibelakang motor sambil nempel erat-erat dipunggung itu cowok.
(akayah. . .)

RAME, HEBOH

Di kantin atau di koridor depan kelas bila ngumpul-ngumpul, pasti ada aja yang bikin mereka rame dan kayaknya percakapan mereka tu asek banget. Kompak abis dah pokoknya.

BERPRESTASI

Walau prestasi akademik jarang menempati urutan 3 besar, tapi mereka ahli pada bidang lain. Biasanya juara dari kegiatan ekskul yang rutin mereka geluti. Gak sedikit piala yang mereka hasilkan buat mengharumkan nama almamater sekolah tempat mereka menuntut ilmu.

Nah segono aja dulu tentang kenangan saya semasa remaja dan sempat makan bangku SMA, meski saya orang biasa, tapi rasanya jadi luar biasa saat bisa bercerita tentang sekitar kita.
Nanti ada lagi tentang uniknya masa remaja lainnya dalam postingan selanjutnya.

KETIKA TUBUH MENJADI TUA

Aku bukan mau mereview atau membuat resensi novel di atas. Tapi mungkin tak jauh dari itu anggap saja secara mudahnya "jadi ingin menulis sesuatu setelah membaca sebuah buku."

Sebenarnya baru hampir separuhnya aku membaca novel karya Alisa M. Libby berjudul The Blood Confession. Mengisahkan seorang wanita terkejam sepanjang sejarah yaitu Elizabeth Bathory yang dalam novel ini namanya diganti Erzebeth Bizecka.

Wanita bangsawan yang kaya raya dari Hungaria ini tak pernah rela jika ia tumbuh semakin dewasa dan tentu saja_menjadi tua. Sehingga ia sanggup membunuh dan membantai ratusan gadis-gadis muda yang menjadi pelayan-pelayannya, diambil darahnya untuk diminum dan mandi berendam di dalam genangan darah.
Tujuannya agar IA TETAP CANTIK DAN AWET MUDA SEHINGGA MAUT URUNG MENYAMBANGINYA.

Hmm. . .sebegitu pentingkah arti kecantikan dan kemudaan bagi seorang wanita? Sampai-sampai rela melakukan hal gila, irasional, kejam, nekat sekaligus menjijikan hanya agar kecantikan dan mulusnya kulit muda tak berangkat meninggalkan batang tubuh kita yang beranjak menua?

Seakan-akan menjadi tua adalah sebuah mimpi buruk yang nyata, menjadi realita di atas segala fakta atas hidup manusia, tak terbantahkan sekaligus tak tertanggungkan.
Ya,
Menjadi tua adalah selaksa ketakutan wanita yang menghantui malam-malamnya dengan anggapan bahwa suami mungkin saja pergi mencari wanita lainnya yang lebih muda_pun lebih cantik menarik tentu saja.

Menjadi tua adalah kaburnya jaringan kolagen meninggalkan tubuh manusia. Sehingga menyisakan kerut merut di bawah mata, lemahnya gelambir otot daging di balik kulit yang kisut di gerus keriput.

Menjadi tua adalah berkurangnya estrogen dan progesteron yang bertanggungjawab atas kelangsungan reproduksi anak manusia. Libido minggat dan jatuh pada titik nadir, siklus bulanan yang sekian tahun setia menyambangi kinipun telah melarikan diri entah kemana.

Menjadi tua adalah dikhianati waktu yang begitu laju meninggalkan manusia, sementara tak pernah cukup jeda untuk menikmati masa muda yang tahu-tahu telah tiada.

Menjadi tua adalah menemukan fakta bahwa tubuh yang telah kisut ini seakan masih tak cukup dengan keriput, malah ditambah lagi dengan beraneka penyakit degeneratif yang semakin melemahkan daya hidup sebagai manusia.

Menjadi tua adalah amat kejam adanya. Menyaksikan betapa cepatnya anak-anak tumbuh besar, menyadari bahwa anak gadis atau anak laki-laki kita ternyata juga secantik atau sekeren kita di waktu muda. Ah. . .masa muda. . .
Dan melihat menantu memakai gaun atau pakaian terbaiknya kok rasanya tiba-tiba menjadi mertua yang bertingkah bagai mak lampir.

Menjadi tua terasa jahat sekali, tulang-tulang keropos di luar kendali sampai kewalahan menghadapi cucu yang lincah berlari.
Seakan segala yang dikejar susah payah saat muda tak lagi cukup untuk menyenangkan diri. Tak lagi cukup baik dan tak membahagiakan hingga kini.

Karena waktu berlari meninggalkan manusia, membuatnya jadi tua, namun pengalaman tak pernah membuatnya DEWASA. Maka jadilah raga-raga keriput memenjara jiwa-jiwa yang kerdil yang merasa selalu terjebak dalam proses mutlak dan alami dari alur kehidupan. Manusia senantiasa menjadi tua, tapi hanya sedikit yang menjadi dewasa. Waktu mencetak kita menjadi pribadi yang pintar luar biasa namun jarang menjadi bijaksana. Kehidupan sukses membentuk kita jadi manusia yang rajin berusaha tapi tak membuat kita pandai bersyukur dan lapang dada menerima.

*

PANTUN GOMBAL

Kalo kemarin aku udah posting pantun nasehat, nah sesuai janji aku untuk memenuhi request seorang kawan, maka kali ini aku bakal ngasih koleksi PANTUN GOMBAL. Yang biasanya iseng sering juga jadi status FB.
Yah. . . Sekalian melestarikan budaya bangsa (ciye ciye. . bahasanya)*gigitin tiang bendera.

Wokeh lah gak usah banyak2 mukaddimah macam pidato kenegaraan. Langsung aja check this out, cekidot+cekibroot. . .:-D

Hari ini hari Jumat,
pak Haji pake baju jubah.
Biar hari ini hari kiamat,
cinta kita gak akan berubah. . . .

Kapal api gandengan dua,
hidup mesinnya tiada terduga.
Kalau jadi kita berdua,
hidup di dunia berasa syurga. .

Kain kaca ikat sekodi,
batiknya dibeli ke Ciawi.
Pacar siapa yang lewat tadi, cantiknya melebihi Sandra Dewi.

Ramuan jamu dicampur sere',
bunga rampai di talam ditampi-tampi.
Barusan ketemu tadi sore, sampai ke malam terbawa mimpi.

Pulau Kalimantan tidaklah dekat,
hati2 mendayung biar selamat.
Jikalau cinta sudah melekat,
upil di hidung berasa nikmat.

Di kuali acar dicampur pandan,
rasanya segar enak begini.
Sekali pacar belajar dandan,
cetar menggelegar kayak Syahrini.

Meja belajar diberi paku, gula ditakar campuri jamu. Engkaulah ujar matahari hidupku,
rela terbakar api cintamu.

Saskia Gotik seksi orangnya. . .
Adik cantik siapa yang punya. .

Ada tamu menjajakan buku. .
Senyumanmu meluluhkan hatiku.

Julia Perez minum jamu. .
Hatiku diremez rindu kamu.

Dewi Persik ada di Pancoran. .
Paling asik kita pacaran.

Hassek. . . Ahayadee!
Sampai disini dulu yah pantunnya, admin mau bertapa dulu nguber inspirasi yang menyengat macam terasi. Biar postingannya gak basi, dan teman2 gak kapok mampir sini.
😛

Salam gombal. . .

Image taken from lilodysa.blogspot.com

Kegalauan Jiwa Blogger Amatir

Galau?
Kata2 itu hits bgt beberapa tahun terakhir ini. Dan kali ini saya comot kata itu untuk menggambarkan suasana hati saya saat ini.

Loh kenapa??
Setelah lebih kurang satu bulan lamanya saya aktif menulis di blog, dari posting artikel, curhat gak jelas, nulis puisi menye2 ampe nekat ikutan kontes nulis yg cuma bikin pusing panitia karena diedit berulang2 lantaran banyak kekeliruan.

Hufth. . .
Dan dengan sesumbar saya merasa berhak mengukuhkan diri sebagai seorang blogger sejati.
Padahal nyunting CSS aja gak ngerti, bikin link mengarah yang bisa diklik aja pusing setengah mati. Ckckck. . .

Dan beberapa hari ini ada hal yg mengganjal dalam pikiran saya.
Saya itu orangnya eksperesif sekali (ngaku2!) biasanya kalo update status atau posting rasanya kurang afdol kalo gak pake gambar. Tentu gambar yang amat mewakili tulisan, up date an atawa postingan saat itu.

Nah! perihal gambar ini saya suka nyari2 browsing diunduh dan ntar diunggah lagi sebagai pelengkap tulisan saya. Dan saya GAK PERNAH MENCANTUMKAN SUMBERNYA SAMA SEKALI.

Saya baru menyadari sekarang kalo itu gak baik dan gak pantas dilakukan.

SO, saya menyesal sekali atas segala keterlanjuran ini. DAN SAYA MINTA MAAF pada sumber yang telah saya ambil gambarnya (barangkali suatu saat membaca postingan ini).
😦

Untuk ke depannya saya akan mencantumkan sumber atas apapun konten yang saya gunakan di dunia maya.
Ya, seperti kata adik saya, ada semacam 'daftar pustaka' gak cuma untuk karya tulis sejenis skripsi, pun itu berlaku meski cuma untuk curhatan basi yang saya posting sehari2.

Hmm. . . Ternyata gak cukup hanya sekadar mengetahui, pun saya harus menyadari. Belajar dan belajar pun tak akan berarti jikalau tiada memahami. Pemahamanpun tak akan sempurna tanpa pengamalan yang diterapkan.

Di tengah segala kekurangan.
Salam santun blogger amatir.

PANTUN NASEHAT

Tingkap papan kayu persegi,
riga2 di pulau angsa.
Tinggi bangsa karena budi,
tinggi budi karena bahasa.

Pulau pandan jauh di tengah,
di balik pulau angsa dua.
Hancur badan dikandung tanah.
Budi yang baik dikenang jua.

Alili nyarak banyala dupa,
gula wan nyiur andak di pati.
Manjadi anak nang baik rupa,
bicara jujur wan baik hati.

Ulin yang kuat gamat dipahat,
papan yang linggar dipagat gargaji.
Guru dihurmat wan kuitan taat,
sakulah pintar harat mangaji.

Katapi halus diambil lutung,
janar raragi diulah jamu.
Lagi halus inya bauntung,
sudah ganal tinggi bailmu.

Buah nangka si buah manggis,
ada sepeda rodanya kempes.
Bunda berdo'a sambil menangis,
semoga ananda menjadi sukses.

Gula wan santan kuah surabi,
parut nyiur timbay kamana.
Ingat papadah junjungan Nabi,
manuntut ilmu sampai ka Cina.

Parut nyiur timbay kamana,
hintalu karuang lakatan bulat.
Akhlak nang luhur kita mambina,
supaya tarang di liang lahat.

Hintalu karuang lakatan bulat,
dibuat durian sabigi dua.
Supaya tarang di liang lahat,
sifat budiman ma'asi jua.

Dibuat durian tambahi santan,
kuah balamak roti sarikaya.
Saat kamatian kada takutan,
sangunya banyak cukup amalnya.

SEMUA PROFESI ADA DI SINI

Apa seorang wanita yang menghabiskan waktunya untuk mengurus anak-anak tidak berhak untuk nikmatnya ME TIME ??
Apa seorang istri yang mengabdikan segenap hidupnya untuk dedikasi sumur, dapur dan kasur hanya boleh berkutat dengan tugas harian tanpa bisa mengikuti apa yang terjadi di luar jendela rumahnya??
Apakah ibu-ibu yang tidak berpendidikan tinggi, tak bekerja, tak pernah mencicipi bangku kuliah, harus terus disodorkan sinetron dan aneka tayangan yang sama sekali tak memberi pencerahan??

Dan memangnya kenapa jikalau saya hanya seorang ibu rumah tangga biasa?
Yang ikut galau ketika ekonomi negara kacau.
Yang ikut bingung kala naiknya BBM membuat kebutuhan hidup melambung.

Dan apa bedanya jikalau saya memakai daster dan wanita karier di sana mengenakan blazer necis bermerek?

Andai dibandingkan, sayapun patut berbangga hati meski 'cuma' berprofesi ibu rumah tangga. Kok bangga berkutat dengan cucian dan bau asap kompor?
Lah iya, siapa coba yang jam kerjanya full 24 jam tanpa shift, tanpa gaji, tanpa pesangon, tanpa cuti, gak ada liburan??
Kalo yang kerjanya ngantor 8 jam sehari juga udah cukup bikin stres. .

Karena seperti inilah profesi IRT sesungguhnya:

GURU PRIVAT

Sedari anak-anak masih berupa embrio dalam rahim bunda rasa-rasanya tak ada secuil halpun yang tak baik untuk diberikan dan diajarkan pada bakal calon anaknya kelak.
Didendangkan ayat-ayat Tuhan di sepertiga malam, terengah-engah rela menukar nyawa dengan nafas membawa nama Allah. Pun anak-anak demikian cepat tumbuh, dari tengkurap sampai tertatih melangkah hingga peliknya matematika, ibu selalu ada menjadi guru yang walau tak pandai dan tak sempurna tapi toh akhirnya serba bisa.
Inilah madrasatul ula (sekolah pertama).

KONSULTAN KEUANGAN

Sebanyak apapun gaji atau penghasilan suami jika tak ada istri yang berpelit ria menghitung anggaran belanja dan menyisihkan satu dua perak untuk tabungan, maka tamatlah dana kehidupan.
Apalagi bila pendapatan justru terbatas pas-pasan cenderung kekurangan.
Jadi ada pertanyaan ditengah segala harga barang melonjak kenaikan: istri yang boroskah atau suami yang minim penghasilan??

PSIKOLOG KELUARGA

Tiba-tiba si buyung pulang dengan wajah murung. Ah, rupanya ada selisih paham dengan temannya. Atau si upik mendadak doyan nyanyi senyum sendiri, rupanya tengah menyukai kakak kelasnya yang anggota OSIS itu. Kadang marah nangis gak jelas, oh. . Sedang pra menstruation syndrome ternyata.
Atau kadang si papah pusing dengan kerjaan, maka istri selalu berada di garda terdepan untuk mendengarkan.

CHEF ANDALAN

Meski bukan ala restoran, ala Prancis atau Ala Italia melainkan sering ALA KADARNYA, telor ceplok, sarden goreng atawa kangkung terasi dan kalau ada uang lebih boleh sesekali makan daging. Anak-anak lahap makan, suami tak keberatan dengan apa yang dihidangkan (walau sering jadi bahan percobaan masakan yang kadang keasinan. . :-P)

DOKTER+ PERAWAT

Wah, si ayah pulang kerja kehujanan, si buyung keseleo main bola, atau si upik yang tangannya melepuh saat perdana masuk dapur, dan dede badannya panas karena tumbuh gigi pertamanya.
Dengan sigap dan telaten wanita ini mengurus 'pasien-pasiennya'.
Mulai dari mendiagnosa, merawat, sampai menunggui sepanjang malampun sudah biasa baginya. Pun esok ia tetap bisa beraktifitas sebagaimana biasa.

MOTIVATOR ULUNG

Ah, mamah cerewet! Keluh anak-anak di satu waktu.
Memang ya, ibu-ibu suka berpanjang-panjang mulut, ngedumel, ngegerundel sampai ngomel-ngomel. Istilah bahasa Banjarnya garunum-garunum bamamay.
Padahal jika positif menilai, semua fatwa-fatwa cerewet itu adalah pacu semangat. Agar anak-anak rajin belajar dan lebih mandiri, supaya si ayah lebih giat menjemput rezeki yang sudah disiapkan Allah, biar tambah rajin ibadah, lebih sakinah mawaddah warohmah, tambah berkah, anak saleh dan salehah dan tidak melangkah di jalan yang salah. .
Amin dah!

Dan saya menulis postingan ini untuk semua wanita, terutama 'ibu rumah tangga biasa' yang sebenarnya adalah pribadi-pribadi luar biasa.
Akhirnya selesai meski kemaren MWB sempat gangguan karena ada upgrade server katanya.

Go Go Go. . . Semangat!!

Gambut damai, pertengahan Ramadhan 2013