TAFAKUR LUKA


image kikikrisnasari.wordpress.com

Di sudut senja yang muram itu aku tafakur.
Pada langitnya yang menggurat merah.
Pada hitam siluet kehidupan menjelang malam.
Pada azan yang tak lagi memanggil kedamaian.

Lengkung langit mengelabu,
buram dalam hamparan debu.
Terus dilukai bisingnya peradaban.
Mempolusikan nyala cinta di dada.
Yang dicemari!
Yang terkontaminasi!

Aku masih tafakur. . .
Pada bayanganku yang menjauh.
Ku genggam hati yang terlanjur merapuh.
Ku renggut paksa pada liangnya_
melahirkan kosong. .
Ku cengkeram penuh dendam,
hingga berdenyar darah terdengar.
Karena pada kedalaman lubuknya, segores luka pernah ada. . .

Mei 2009

Advertisements

30 thoughts on “TAFAKUR LUKA

  1. woowww mantap ni puisi'y. . .
    Lg gaLau ga ea!?

    Cara Mengganti Angka Visitor Counter Di MyWapblog Dengan Teks

    Like

  2. kunjungan pagi sobat …
    numpang jalan – jalan ya .
    keren nih artikel nya sob
    mantab

    sukses selalu buat admin dan blog nya .
    jangan lupa mampir juga ya .
    terimakasih .
    🙂

    Like

  3. Senja sunyi tlah pergi,
    tinggalkan jejak perih di relung hati,,,
    sakitnya kian nganga,
    tak berbalut, terbingkai hati yg berkabut,,,
    belum sempat luka mengering, malam sudah terjemput pagi,
    sekalah perihmu, asa menanti di hari ini,
    terjagalah….
    Takkn luka halangimu tegar kembali.

    Salam santunku bundha..

    Like

  4. :):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):)
    Syair2nya kkeren maz.mmakasih.:):):):):):): .ditunggu kunjungan baliknya di blog aku yaa

    Mengerikan, Lampu Menyala 24 jam dengan Energi Darah | Pemilik Ajian Pancasona, Makamnya Digantung.
    http://serpihanfb.mywapblog.com/mengerikan-lampu-menyala-24-jam-dengan-e.xhtml

    Cara mengetahui posisi Daerah asal No HP

    serpihanfb.mywapblog.com/cara-mengetahui-posisi-asal-nomor-hpcara.xhtml

    Like

  5. Assalamu'alaikum mbak

    ada yg membuncah di lelangit
    kebangunan jiwaku.
    ada pedih
    tersisa dari nafs khafi.
    menyeruak tampakkan jejak
    berdarah-darah.

    kerontang kantung air di mata,
    terserap leluka menganga
    di puing-puing reruntuhan keakuan diri…

    salam pena mbak:)

    Like

  6. Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    Maaf kata-kata master memang
    puitis. .
    Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    Oia, ad kontes kecil2an. Lumayan hadiahnya. Tak maksa, tp berharap.

    Like

  7. Maaf sobat jarang kunbal..
    karena kesibukan di dunia nyata ! Tp berhubung saya ada wktu, jd saya smpatkan untuk kunbal ke blog sobat. Yg telah berkomentar d blogku..

    JANGAN LUPA MAMPIR LAGI

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s