NYANYIAN HUJAN


image taken from: rangtalu.wordpress.com

Kala kehidupan itu menjelma rupanya.
Warna kulitnya serupa luka darahku,
seperti malam yang mengkhianati mimpi.
Menggantinya dengan pagi yang terlalu dini.
Tinggal harapan. . .
Riuh di antara aroma gerimis,
yang merinai tangis kerinduan.
Di cekungan bilik matamu.

image taken from: commons.wikimedia.org

Ah. . .
Aku bukanlah kupu-kupu,
yang terbang elok menjamah wajah bunga-bunga, dari musim ke musim.
Bukan kemarau tertipu panorama pancaroba.
Cuma serupa ngengat
berkeliaran di jerajak dingin malam
menanti fajar tiba.
Dengan suka rela meluruhkan sepasang sayapnya
di bawah temaram lampu di sudut taman itu.

Sementara hujan berkabung di balik jendela.
Tempiasnya serupa gerimis di matamu.
Membias beluka bertahun lalu.
Sedangkan embun. . .
Tak pernah bisa menukar bulir-bulir harapanmu.

BIAR, biar mataku yang meneruskan hujan.

Karena airnya menggenang di kubangan hatiku.

Karena awannya merangkai mendung di langit jiwaku.

Karena getaran gunturnya bergema menghempas debaranku.

Karena kilatnya menyiratkan detik yang cuma sesaat.

Karena nanti ku ingin. . .
Pelanginya melukis warna dalam diriku.

8 Oktober 2012
The last time that i saw him.

22 thoughts on “NYANYIAN HUJAN

  1. Assalamualaikum wr wb.

    Hujan mengiringi
    Saat kulihat kau untuk yg terakhir kali
    Hujan membawamu pergi
    Tak pernah kembali
    Aku tak akan lagi menangisi
    Juga tak ingin bersedih hati
    Karena setelah hujan berhenti
    Muncullah pelangi
    Yang menghiasi
    Dan mewarnai hati ini
    Walau tanpa kau disisi
    Karena bahagia telah menanti

    Like

  2. dia mengurai makna tersendiri untuk setiap orang..

    kadang ada kenangan dalam rinainya,
    ada keindahan dalam rintiknya,
    ada duka dalam gerimisnya
    dan selalu ada kamu menggenang karena tangisnya..

    Like

  3. absen dl aja..
    1 yang jd pikiran ane.

    Artikel seperti ini (berbentuk syair/puisi/dsb)
    kalu dikomentari oleh sang penyair juga seperti @enreana,@mytha@intan,dll kenapa musti dibls pake syair lg sih koment nya,…

    ,gt aja unek unek nya.

    Like

  4. nyanyian hujan yan ya?
    Tik tik tik bunyi hujan di atas genting.
    airnya turun tidak terkira.
    cobalah tengok. Udah ah segitu aja hehe

    Like

  5. hujanmu membasuh debu-debu dipipimu
    menyuburkan keberanian dijiwamu
    melahirkan semangat-semangat baru dihidupmu..tetap semangat hhe
    #buatibu 🙂

    Like

  6. Walah bu2, kok kasihan banget to kupu2 itu.

    Padahal syair diatas privasi lo jika @Mubari@ mau ungkapkan.

    Tp ibu balut dengan sutra yang mewah, tp kalo tak salah artinya tetap privasi ibu.. Kalo begt aku tau mau nerusin. He he

    Lama tak tengok tetangga ya bu… Lg nyuci pa nyetrika?

    Like

  7. Assalammuaikum dan selamat pagi master.

    saya berkunjung lagi di blog master,
    postingan master amat bagus dan sangat bermamfaat buat semua pengunjung di blog master.

    🙂
    ijinkan saja buat blog walking di blog master dan terus sukses.

    Jjika ada waktu mampir di blog saya, new post Css Beautyfull House sambil belajar kod Border-image.

    :right: Dream Master

    Like

  8. Di kaki hujan gerimis mengudang,
    butir butir peluh langit
    menyentuh luruh,
    bercampur titik air yg mengenang disudut mata,
    terbasuh perih dalam kubangan hujan berparuh lumpur kehidupan.

    Silahkan bermandi hujan bun,
    sebentar lagi kan mengering,
    disapu kemarau yg retakkan dinding bumi.

    Like

  9. @all

    Trimakasih atas kunjungan dan komenx. Sorry ya gak bs bls semua. Soalx 2 hari ini lg sibuk di duta.:-)

    ntar deh pasti sy blogwalking lg ke tempat anda semua.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s