TUMIS PELANGI WARNA WARNI

Saya perhatikan beberapa hari ini teman-teman MWB jarang posting. Pembaruan di blog saya sedikit sekali, padahal biasanya selalu banyak. Mungkin sibuk di duta, bekerja dan lain sebagainya.

Atau. . . Karena MWB sering error?

Wah, kalau saya memang sibuk terus juga, malah gak ada habisnya, ini barusan tadi sore selesai masak, karena seharian ditinggal memancing jadi saya masak buat makan malam aja. Sambil nungguin suami pulang iseng-iseng bagi menu sederhana buatan saya.

Sebenarnya tumis biasa, tapi warnanya cerah dan meriah, maka saya beri nama:

TUMIS PELANGI WARNA WARNI

tumis1.jpg

Ini dia resepnya:

BAHAN:
* 2 ons terong pipit.
* 2 batang jagung.
* 1 batang wortel.
* 3 sendok makan minyak goreng untuk menumis.

BUMBU:
* Garam dan gula pasir secukupnya, sisihkan.
* 3 siung bawang merah.
* 2 siung bawang putih.
* 1 batang cabe merah besar.
* 1 batang cabe hijau besar.
* 1 butir tomat merah.

CARA MEMBUAT:
Terong pipit dan jagung dipipil terlebih dahulu, dan wortel dipotong panjang seperti korek api.

Bawang dan cabe diiris-iris, sedangkan tomat dipotong dadu. Lalu tumis dalam wajan berisi minyak panas sambil dioseng/diaduk agar tidak gosong.

Setelah harum masukkan terong pipit, beri air sampai kira-kira terongnya tenggelam, tutup sampai airnya berkurang, lalu masukkan wortel dan jagung.

tumis2.jpg

Taburkan garam dan gula secukupnya, boleh tambah vetsin bila suka. Aduk sampai merata, tunggu sebentar hingga airnya menyusut dan matang sempurna.

tumis3.jpg

Angkat dan sajikan. TUMIS PELANGI WARNA WARNI siap dinikmati. ^_^v

15 thoughts on “TUMIS PELANGI WARNA WARNI

  1. bun.. Setelah dilihat lihat kok kaya gak enak yah bun..
    Kok kaya makanan burung merpati bun..
    Wkwkwk..
    Maaf bun, saya orang sunda jadi pasti masakan ibun agak asing dilidah sundanesse…

    Like

  2. wkwkwk..
    Unik bnget namanya bun..
    Emg bisa yaw pelangi di tumis..
    Kemana aja bu bru nongol diblog S.k.

    Lagi ngebangun tower BTS yah biar sinyal internetx kuat.
    Buhaha..

    Like

  3. @eanreana,

    wa alaikum salam.
    Iya ya. . Besok kamis. Sy juga ada utang puasa, belum dibyr seharipun. 😦

    Like

  4. Assalamu'alaikum,.

    ehehe, dah beberapa hari saya ndak update postingan, bingung mau post apa… 😀

    makasih, masakannya saya bawa pulang bund, lumayan…. 😀

    Like

  5. mana postingan pantunnya bun ? Kok dihapus, yaudh ane pantun disini aje deh..

    Kerukut kampung serani Ambil tangga buat titian Hati takut jadi berani Melihat janda bagai perawan

    Pagi hari memasak bubur Takut masam ditambah gula Laki bini tidak bertegur
    Mulut diam tangan meraba

    Karena jaring ditahan ungka Banyak siamang tak dapat rezeki
    Karena bersaing dengan yang tua
    Banyaklah bujang tak dapat bini

    Janganlah beli keripik

    Jika kamu sudah makan
    ketan Percuma wajahmu cantik

    Jika hati kaya Set*n

    Sudah sering baca koran

    Kalau beli koran pagi

    Sudah banyak pengorbanan

    Tidak satupun kau hargai

    suruh pergi ke kota kerinci

    beli tiket banyak yang
    antre

    sungguh tidak
    mengherankan lagi
    tengok makin banyak
    cewek matre

    jalan-jalan ke kota
    semarang

    terlihat gabus di dalam kerajang

    saya heran tengok gadis
    saat ini
    bodi tidak bagus gunakan
    pakaian jarang

    muehehe…
    ayo blz lagi kalu berani bun..
    wek..wek..

    Like

  6. Jadi lapar saya lhat masakan nya mbk,pasti enak krn terong pipit juga favorit saya bisa diolah dngan bnyak resep juga…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s