BATASAN WANITA MENIKAH DALAM AKTIVITAS DUNIA MAYA

Sebelum kita masuk ke inti postingan kali ini saya mengeluhkan tentang gangguan beberapa hari ini. Entah mungkin karena blog ini sedang ada kendala atau memang jaringan kartu seluler yang saya pakai sedang bermasalah, sehingga setiap blogwalking dan memberi komentar selalu hilang atau error.

Jadi saya belum sempat lagi hadir ke rumah kreasi teman-teman, maaf ya. . .

Oke, kita langsung ke inti bahasan postingan kali ini yaitu BATASAN WANITA MENIKAH DALAM AKTIVITAS DUNIA MAYA.

Sebenarnya hal ini sudah lama sekali saya rasakan, dan terasa mengusik naluri keperempuanan saya sebagai wanita menikah dan bukan gadis muda lagi yang bisa bebas bergaul dengan siapa saja (tentu saja dengan masih mematuhi aturan).

Terhitung sejak tahun 2011 ketika saya mulai aktif di dunia maya melalui jejaring sosial terpopuler besutan Mark Zuckerberg bernama Facebook. Saya merasakan euphoria dan kesenangan saat bisa ‘menemukan kembali’ teman-teman sekolah saya yang telah lama ‘hilang’.

Dan saya sadari luasnya pergaulan dunia maya yang tanpa batas kadang membuat kita juga mengenal dan menambah teman yang sama sekali bukan teman di dunia nyata. Sampai akhirnya saya aktif dalam dunia blogging ini pun juga termasuk bagian pergaulan era cyber yang tak terbatas itu.

Maraknya berita perselingkuhan, sampai pemerkosaan yang diawali dari jejaring sosial membuat suami kerap wanti-wanti saya, memperingatkan sampai mengultimatum kegiatan saya yang sering berlama-lama di depan layar handphone. Karena memang tak jarang suami saya menemukan kata-kata dari sekedar say hai atau hello, atau selamat malam yang dikirim di inbox saya pada waktu dini hari. Sampai yang agak meresahkan ketika seseorang nekat mengirim sms pada saya dan merayu. Mungkin ini hal biasa bagi sebagian orang, sekedar bercanda dengan kata mesra tak akan apa-apa. Tapi tidak bagi saya!

Meski tak sedikitpun saya hiraukan, tetap saja hal itu sangat mengganggu karena itu telah sukses membuat orang yang saya sayangi diam seharian karena mungkin marah-cemburu-kesal pada saya.

Meski semuanya tergantung pribadi dan pendirian masing-masing dan saya juga bukan lagi remaja labil yang dengan sigap melayani pesan-pesan macam itu agar bisa berkenalan dan syukur-syukur bisa ketemuan dan lantas berpacaran, tetap saja kerap membuat suami cemberut. Sampai-sampai ada anggapan orang bahwa ibu-ibu seperti saya TAK PANTAS AKTIF DALAM DUNIA MAYA. Lalu apa saya harus menjadi perempuan dekil yang bisanya hanya berkutat dengan asap dapur SELAMANYA ?!!

Oleh karena itu saya MINTA MAAF pada siapapun yang mungkin pernah saya tak pedulikan pesannya atau komentar yang mengandung ‘konten berbahaya’ buat saya sekeluarga.

Karena sejatinya tujuan saya aktif menulis di blog dan eksis juga di facebook adalah untuk mempublikasikan bukan sekedar puisi tapi juga isi hati dari penatnya tugas harian Ibu rumah tangga seperti saya. Juga sebagai hiburan, menambah teman-hanya teman- dan pengetahuan. SELAIN DARI ITU TIDAK !!

Jadi, apabila sampai terjadi dampak negatif dunia maya dan kekhawatiran suami karena sepak terjang saya di area cyber ini, jelas itu amat sangat tidak keren sekali. Apa kata dunia??

Mungkin, saya hanya kepedean dan kegeeran saja. Hanya dari pesan-pesan dan kata-kata semacam itu kok berani menyimpulkan begini. Tapi, inilah batasan yang saya bangun agar aktivitas pergaulan dunia maya saya tetap pada jalurnya, dan tidak melenceng dari tujuannya semula.

Bagaimana dengan Anda dan kalian semua?

30 thoughts on “BATASAN WANITA MENIKAH DALAM AKTIVITAS DUNIA MAYA

  1. Assalamu'alaikum wr wb

    mt siang bun:)

    tan jg sm bun,ne error trus,post kmen g nyngkut"

    nama'a maya bun,tan z yg lum nikah lw ad kmen" yg agk melenceng g tan hiraukn,
    skrng kembalikn z ke diri msing".

    Salam santun

    Like

  2. Tidak bisa dipungkiri memang, dunia maya telah menyedot perhatian yang luar biasa besar dari semua kalangan. Dari anak-anak hingga mereka yang telah berusia lanjut membuka pintu dunia maya dan memasukinya. Sebagiannya sekedar menambah wawasan, namun sebagian yang lain kemudian “terperangkap” di dalamnya. Sebagian mengambil manfaat
    dengan menambah ilmu dan informasi, namun sebagiannya justru tergelincir ke dalam hal-hal yang dilarang syar’i

    Bak pepatah baru “Mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat”, begitulah dunia maya. Orang asing yang tinggalnya ribuan kilo meter dengan susah payah dikenal dan didekatkan lewat chatting, sementara sanak saudara yang dekat sering terlupakan apa kabar mereka.

    Namun ada hal yang tidak boleh kita abaikan,dunia maya juga sering menjadi penyebab kegagalan rumah tangga. Memang tidak selalu berarti perceraian, karena kadang hanya sampai kepada berkurangnya keharmonisan keluarga saja.

    Mengenal dunia maya dan memanfaatkannya memang membawa banyak manfaat jika kita tahu cara menggunakannya dengan benar. Untuk suami dan istri yang aktif berselancar di dunia maya, ada baiknya mengenali sisi negatif dan positifnya serta memahami aturan Islam dalam berinteraksi dengan orang asing/bukan mahram.

    Upayakan membicarakan apa yang terjadi dalam dunia maya menjadi bagian diskusi antara suami-istri, misalnya sang istri menceritakan bahwa dia menemukan catatan/note dari Face Book tentang pendidikan anak, lalu keduanya menjadikannya sebagai bahan diskusi. Jika hal ini dilakukan, bukan hanya keduanya mendapat tambahan ilmu, akan tetapi komunikasi antara suami- istri juga makin lancar dan erat.

    Aduh..
    Gak muat banyak bu koment disini.
    Segitu dulu aja yah..

    Like

  3. wah…kalo saya sih kagak wanti2 di dunia maya!
    saya bahkan mendapatkan banyak teman bahkan kadang2 dapat musuh juga!

    Like

  4. @rammseiza,

    setuju bung Ram, kalo sy sih crita trus ama suami kalo sy ngapain aja di internet, gak pake rahasia2an apalg sembunyi2. Malah sy crita trus ampe dia bosen dengerx.

    Sgala yg dilakukan diusahakan untuk menambh keharmonisan.

    Like

  5. Kalau saya, yang membatasi waktu kegiatan blogging adalah tugas2 sekolah…. 😀

    Kalu soal bunda ngeblog, saya dukung saja bund… saya rasa itu baik dan akan bermanfaat baik untuk diri bunda sendiri, maupun untuk para calon ibu…. 😀

    Like

  6. ya itu resiko, d dunia maya kita 'pasti' mendapatkan hal positif dan negatifnya juga..
    Tinggal pilih-pilih aja 😀

    Like

  7. ya buk. . Memang dunia maya luas jangkauanx. . . Dan itu akan bisa juga mempengaruhi hidup kita menuju yg positif atau negatip

    Like

  8. Adalah kemajuan teknologi yang selalu disebut-sebut sebagai faktor utama kenapa gaya komunikasi maya menjadi kiblat utama belakangan ini. Kemajuan tersebut, khususnya pada sektor komunikasi maya yang berbasis pada perkembangan teknologi mutakhir, sangat memungkinkan setiap orang menggunakannya. Situs-situs pertemanan atau jejaring sosial menjamur di internet. Setiap orang, di manapun ia berada, dapat dengan mudah mengaksesnya. Selain proses pendaftarannya yang tidak begitu rumit, fitur-fitur dalam jejaring sosial yang beraneka ragam, punya daya tarik sendiri bagi masyarakat konsumennya untuk masuk ke dunia itu.

    santun senjaku untukmu bunda

    Like

  9. Absen malam sob
    Ma'af Ya telat 😥

    Meramaikan aja y mbak

    Kunbal slalu di tunggu
    Ada Trik baru ni

    Trik Internet Gratis Indosat via uc
    handler v9.3 support download new
    september 2013

    Dan ada juga trik lain nya

    Like

  10. Absen malam sob
    Ma'af Ya telat 😥

    Meramaikan aja y mbak

    Kunbal slalu di tunggu
    Ada Trik baru ni

    Trik Internet Gratis Indosat via uc
    handler v9.3 support download new
    september 2013

    Dan ada juga trik lain nya

    Like

  11. Assalamualaikum shohibul blog

    kunjungan perdana plus izin berkomentar atas stetmen diatas…
    Kalau menurut ana mungkin hal wajar diera jaman sekarang era jaman revisi akbar, bila satu insan bergelut didunia maya tanpa mengenal waktu… Itu realitasnya

    tapi alangkah baiknya kalau kita lihat diri (maaf ya teh) pantaskah seorang ibu menghabiskan waktu di di dumay tanpa ada batasan waktu??
    Dilihat dari dhohirnya kehidupan. Semua hal ada waktunya… Maen di fb ada waktunya
    maen di mwb ada waktunya mengurus keluarga ada waktunya istirahat ada waktunya… Sebenernya masalahnya ada
    apakah kita bisa membagi waktu antara keharusan dan kesenangan?

    Like

  12. hehe keren postimgannxa bu..
    Kalau aku sih emang didunyat gakda temen.. 😦 jadi aku lari ke fb, trus lama2 suka cari2 app dgogel nah saat tu baru dah nemuin mywapblog buat jadi temenku.. Hehe gak nyambung dah kayaknx. 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s