PLEDOI BULAN ATAS KUPU-KUPU KEEMASAN

Sebuah puisi karya: Abdul Wachid B.S.Mungkin tak semua pelacur rela menjadi pelacur.
Ada bagian dirinya yang perlahan hancur.
Ia juga ngeri berjalan sembari mimpi di lorong-lorong malam sepi.
Harapan pelangi telah ia uapkan, ke cakrawala yang mengabur garisnya.
Bahkan cinta kemarin telah meneteskan fajar perawannya.
Ia perempuan. . . Yang merasa tak lagi pantas mendo’a. Pelangi harapannya telah ia tiup.
Tinggal abu dalam batinnya yang berangkat membatu.

alone-cry-crying-sad-girl.jpg

Suatu hari pernah pula ia bersabar, duduk sopan diundang seminar.
Tapi justru di situ ia tercekat. Betapa berhamburan bunga dalam kata lewat.
Seperti dulu sang pacar saat mengincar fajar perawannya. Lalu menyeret ia ke kantor serta trotoar.

Oi, kerbau jantan yang lapar! Melenguhkan nyanyian moral, sambil syahwat dan dengusnya brutal. Menyeruduk ia ke jurang kehidupan yang kelam dan dalam.

Mungkin tak semua pelacur rela menjadi pelacur. Hati perempuan itu mulai bermekaran. Tak segala kemarinnya sebenarnya hatinya. Kini tengah malam mulai berbinar memperdengarkan nyanyiannya.
“Rabi’ah, wahai Rabi’ah, ajari daku mencintaiNya!”

Ilustrasi gambar dari: karsagalih.wordpress.com

23 thoughts on “PLEDOI BULAN ATAS KUPU-KUPU KEEMASAN

  1. tak semua pelacur rela jadi pelacur. . . Memang iya, ada kalanya dia dipaksa. . .tapi lama2 menikmati profesinya. Tak bnyk pula mereka telah menyesali profesi yg ia jalani.

    Like

  2. Assalamualaikum wr wb.

    Sekarang banyak wanita yg mengaku terhormat tapi kelakuan lebih hina & munafik daripada perempuan yg terpaksa jadi pelacur.
    Semoga ALLAH melindungi kita & menjadikan kita wanita sholehah. Aamiin.

    Like

  3. Bunga yang layu itu…
    Bukan kerelaan baginya namun keadaan tlah membinasakan mekarnya.
    Hempasan badai campakan indahnya luluh lunglai,
    indah diri tlah binasa, layu dalam batin…

    Mf bun kemaren comet ga nyangkut lagi di blog ini,
    sama juga, koneksi bikin bete, cokie ditolak.

    Like

  4. Yg tahu jawabanya kenapa jadi pelacur ya dirinya sendiri…

    kita hormati aja keputusanya.( bukan isi keputusanya )
    Karena tiap manusia punya hak mutlak atas dirinya sendiri…

    Saya suka puisinya,..

    Like

  5. Hidup itu penuh dengan macam2 profesi, mulai dari kelas tinggi para pejabat, sampai yang super parah para pelacur. Tapi memang seperti itulah alur kehidupan yang memang harus dijalani. Seiring berjalannya waktu, semuanya yang ada di dunia pasti akan rusak..

    Like

  6. hidup dinilai bukan awal nya saja tapi bagaimana hidup mu dan aku di akhir nya baik atau buruk akhirnya, tinggal berdo'a saja semoga di akhir hidup kita dalam keadaan baik jalan nya,,,

    Like

  7. tak selalu yg kotor itu hina
    dan tak selalu yg berkilau itu indah…
    Saat hati ingin beranjak dari tempat yg hina saat itu pula keadaan menyeretnya ketempat asalnya… Tragis

    di tunggu kunbalnya mbak

    Like

  8. aduh duh pelacur

    aku punya temen juga pelacur, tp hatinya baik, dia mlakukan itu krn terpaksa, . .himpitan ekonomi. . .

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s