PETARUNG KEHIDUPAN

cinderella-man-movie-post.jpg

CINDERELLA MAN

Film yang saya tonton malam ini, mengisahkan tentang seorang pria, seorang kepala keluarga yang harus bertahan dalam guncangan ekonomi di tahun 1930 an di Amerika. Ia harus berjuang untuk hidup dan menafkahi keluarganya.

Adalah Jimmy Braddock yang nekat naik ring tinju agar bisa membayar utang dan dapat beli makanan. Dalam kondisi ekonomi yang kacau dan diguncang krisis, ia berjuang memenangkan pertandingan, ia cedera tangan, tak punya pekerjaan dan hal yang paling menyakitkan bagi Jim adalah saat istrinya terpaksa mengungsikan anak-anak mereka ke rumah keluarganya karena sakit, kedinginan dan nyaris kelaparan.

Berkali-kali saya menghela napas berat saat menonton film ini. Inilah potret dari sebagian orang yang masih harus pontang-panting mencari penghidupan. Dan Jimmy Braddock menjadikan tak akan ada sepenggal kesempatan pun ia lewatkan, untuk bertahan.

Karena manusia adalah petarung kehidupan. Kita masih harus berkelahi melawan nasib, bertarung mati-matian melawan ketidakberuntungan. Berjibaku saban hari mencari kelayakan hidup. Sampai titik darah penghabisan.

Manusia tak boleh menyerah, hidup adalah usaha tiada henti. Bahwa demi masa depan yang lebih baik segalanya layak diperjuangkan. Bahwa untuk memperjuangkan kehidupan semuanya pantas dipertaruhkan. Kehidupan hanyalah perkara menunggu giliran, siapa yang layak mendapat karcis pertama atau berikutnya untuk naik ring pentas realita. Sebelum kita semua mendapat tiket pasti dari hembus napas paling akhir.


Wahai lelaki yang menandaskan separuh malam dalam perjudian nasib.
Wahai para ayah yang merapatkan diri pada barisan tentara dingin di luar rumah.
Wahai para suami yang melintasi pematang sepanjang siang, menuai putik-putik harapan tentang semu masa depan.
Pulanglah dan bawakan kami piala kemenangan itu.

Haram manyarah, waja sampai ka puting.

Gambar dari:
http://www.craigerscinemacorner.com

22 thoughts on “PETARUNG KEHIDUPAN

  1. Assalamualaikum wr wb.

    Jangankan kehidupan nyata, untuk hidup di dunia maya saja kita harus kuat bertarung agar bisa terus bertahan.

    Like

  2. "Tak ada dosa di sini, sebab tak ada salah di sini. Yang ada bagaimana makan, dan petarung yang kuat akan lama bertahan"

    Sebuah pemandangan tarung krusial kehidupan di seluruh belahan dunia, termasuk di sini. Pada peperangan realitas bumi manusia, kita mendapatkan beragam pelajaran yang baik untuk bersama kita renungkan dalam memijakan kaki. Sebab tak selamanya rendah harus terus rendah, dan di hadapan Tuhan kita tidak jauh berbeda.

    santun pagiku untukmu, bunda

    Like

  3. aye mbkakyu harus itu , tp kalau mlm ya hrs tidur tow ngapain kerja siang malam toh rizki sudah dijatah Allah

    Like

  4. Tapi kalau bisa jangan diajak tarung lah..
    he he he capek tarung terus..
    jadikan sahabat saja,jadinya biar pahit getir asam asin tetap enak dinikmati..

    Like

  5. assalamu'alaikum 🙂 Kang,
    Wah serem kalo lihat manusia tarung, lebih suka lihat binatang Tarung kalo ane, 🙂 karena waktu muda dulu kerjaan berantem 🙂

    sekedar bersapa Kang
    Lama tak jumpa, salam damai, salam mwb,

    Nitip Link ya Kang :
    Surga Yang di Tempati Adam : Surga Khuldi Ataukah Taman di Bumi

    http://roadtoheaven.mywapblog.com/surga-yang-di-tempati-adam-surga-khuldi.xhtml

    Anda bisa menghapus Link ini, Terimakasih 😛

    Like

  6. Sementara akun ini aku yang mengurus, trmksh doa nya untuk papaku ya mas, salam dari Kami sekeluarga. (Shinta Putri Papa)

    Like

  7. Salam silaturahim.

    Petarung kehidupan…cuma sekedar wat mencukupi nafkah keluarga,rela melakukan apa saja,termasuk jadi 'PETARUNG'….waowwww.

    Met ap jj sob..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s