Cerewetnya Wanita dan Sembrononya Pria

8044c8a84f8dd16716bfca681.jpg

Eit, awas! Jangan pada protes dulu baca judulnya. Sekalipun ini bicara fakta, bukan bermaksud membeberkan aib sesama manusia.

Bagi yang sudah menikah mungkin para suami sering dicereweti oleh istri tentang hal-hal yang bisa dibilang sepele. Misal “sayang, kok handuk basahnya ditaruh dikasur”, atau “sepatunya kok dibiarin di teras?” Atau kaum ibu yang sering menasehati anak laki-lakinya “cepat ganti baju nak, sekalian tasnya bawa ke kamar”.

Hayo. . .pernah gak?

Memang ya, untuk urusan kerapian para pria harus dicecar berkali-kali dulu baru mau ngerti. Dan ranah bawelnya jadi hak prerogatif kaum hawa. Saban hari harus selalu mengingatkan hal remeh temeh semacam ini.

Meski tidak semua, tapi kaum wanita memang identik dengan kerapian dan kebersihan, juga teliti terhadap hal-hal kecil. Kebalikannya lagi bagi para pria. Mereka lebih nyantai dan tak perlu ribut tentang kaos kaki tak dicuci, juga lebih tenang.

Tapi aneh ya? Kok dua manusia beda jenis, beda visi dan misi ini bisa hidup bersama dan menikah? Kok wanita bisa tahan dengan segala kesembarangan pria yang kadang melelahkan? Dan pria juga kuat dicereweti saban hari tentang perkara handuk basah, noda kopi di meja, atau sepatu yang tidak pada tempatnya?

Ternyata, chemistry mereka dibangun dari dua sifat dasar yang amat bertolakbelakang ini. Dari segala kekurangan ini pria dan wanita dapat saling melengkapi. Makanya pernah ada pepatah, kalau pria menikah bisa tambah bersih. Soalnya jadi rajin mandi, kalo gak, dibelakang sudah ada istri yang stand by dengan sapu.

Tapi hal ini bukan tak membawa masalah. Kalau dibiarkan berlarut-larut juga bisa jadi biang perselisihan. Baik pria maupun wanita harus mulai mengubah ‘tradisi’ ini. Wanita harus memulai dengan usaha ‘menjahit’ mulut setiap melihat ketidak rapihan terjadi di seantero rumah. Tenang dulu, bicarakan baik-baik dan mulai pelan-pelan tapi dengan aturan dan konsekuensi tegas. Misal bila suami lupa mandi di akhir pekan bisa ‘dihukum’ dengan minta jatah lebih uang belanja. Untuk anak agar bisa mandiri dan kapok bangun siang uang jajannya dipangkas saja (matre banget ah si mama).

Nah, untuk mulut bawel istri jika masih suka kumat gak jelas, gak ada jalan lain supaya aman dan damai, kaum pria yang ada di rumah (suami ataupun anak) harus mau turun ke dapur dan membantu PR nya yang gak pernah selesai seumur hidup itu.

Gimana? Deal?

Yang mau protes silakan. . .


Gambar diambil dari:
wartakota.tribunnews.com”

30 thoughts on “Cerewetnya Wanita dan Sembrononya Pria

  1. Kalau sy diem malah seisi rmh pda sedih.
    Klo sy marah msh mau buka mulut brarti blm marah sungguhan tp klo dah diem mlh bahaya..Marah tingkat tingkat tinggi

    Like

  2. Jujur nih yaa,,, aku tuh paling gak tegaan kalau melihat wanita marah2 karena capek ngurusi rumah..
    Nah,, untuk itu jika semisal ibu marah2 karena aku trlalu sembrono, ya aku langsung masuk kamar, pintu kamar di tutup, telinga di tutup bantal lalu…. Bla…bla… bla….hahahahaha

    Like

  3. Assalamu'alaikum Bunda, sebuah bangunan harus dibangun dengan paduan berbagai macam bahan yang berbeda, agar kokoh saling menguatkan. Mungkin demikian juga untuk bangunan yang bernama keluarga, gimana jadinya jika sebuah keluarga dibangun dengan dasar yang sama persis. Termasuk sifat dan sikap dari manusia-manusia di dalamnya. Yang lebih parah lagi, apa jadinya keluarga yang dibangun atas dasar persamaan gender.

    Like

  4. Salam kenal mbak. Deal. Sebagai wanita harus ngomel n marah2 tiap hari itu menghabiskan energi. Untung suami sedikit pengertian. Kalau udah di tegur dia gak ngelakuin hal itu lagi. Walaupun sesekali masih lupa. Tapi bukannya itu tugas kita buat mengingatkan mereka.

    Like

  5. Haha, saya kira cuma saya lelaki yang begitu. Yang lain juga ada ternyata, wkwkwk. Kalo diomelin istri nun cantik sih ngga apa2, nurut aja aku-nya πŸ™‚

    Like

  6. Assalamu'alaikum
    πŸ™‚
    Datang mengunjungi blog anda
    habis jalan-jalan capek di blog lain πŸ™‚
    banget mampir dulu ah di blog ini #
    πŸ˜€ ijin keliling di blog anda

    Like

  7. Absen malam :mrgreen:

    Ijin meramaikan dlu ya, cz.a msi mw jlan2 ni

    Kunbal di tunggu
    Ada post baru ni
    Edisi opera mini gratis download big file langsung pancal buat Xl combo, three aon, indosat november 2013 | Kumpulan Apps keren dan Game HD android

    Like

  8. Deal Deal Deal, Memang Bener Apa Yang sobat Bilang,
    Sudah menjadi Umum bila Si i spti itu..

    Nitip Tag Undangan ya : " Informasi Dan Penjelasan Sebelum Pelaksanaan Kontes Akbar"

    Gak suka Del ϐőƖΡƗƗ kokk

    salam Blogger

    Like

  9. ASSALAMU'ALAIKUM WARRAHMATULLAHI WABAROKATUH

    MINTA WAKTUNYA SEBENTAR YA SOBAT

    SALAM SILATURAHMI SAYA HATUR KAN.

    IJIN PASANG YA BLOG SAYA DI BLOGROLL SOBAT.!

    NAMA BLOG: β‚ͺDiaryβ—‡Jadidβ„’

    URL BLOG: http://jadidcyber.pun.bz/

    JIKA SUDAH DI PASANG SILAHKAN KUNJUNG DI

    http://jadidcyber.pun.bz/about.xhtml

    SALAM SILATURAHMI, SALAM HANGAT BLOGGER INDONESIA, SALAM KENAL DARI JADID PURWO WIBOWO YA SOBAT…

    TERIMA KASIH ATAS WAKTUNYA.

    Like

  10. He he he mkasih ats pengalamanya , . , klo gwe blum berkluarga he he he minta doanya ya buat smua shbt mwb , agr cpet dpt jodoh.

    Like

  11. itulah pernak-pernik dalam keluarga krna didalamnya terdapat dua karakter dan sifat yang berbeda yg harus di satukan dalam wadah keluarga sehingga terciptalah keluarga yg sakinah mawaddah, hal itu akn terjadi jika dua sifat it saling memberi dan menerima.
    Kunbalx ditunggu di http://kawirian.mywapblog.com

    Like

  12. Sebagai lelaki saya sudah semangat di awal-awal membawa.

    Ternyata di akhir paragraf…..malah sepertinya kok pembelaan wanita. Hkhkhkh….

    Oke deh terima aja, cuma kalau memang jatah bulanan terpaksa gak bisa ditambahin, mungkin ada 'jatah' lain yang perlu dikurangin. Asiiik….

    Like

  13. @Kayana,

    ya eyalah pembelaan wanita. Kan ini yg nulis wanita yg lg jutek ama misua yg ngasih jatah belanjax kurang. Wew. . . . Haha. . .

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s