UNANSWERED PRAYERS

“Dalam hidup, apapun yang tidak membunuhmu, akan membuatmu kuat.”

Kata-kata yang benar-benar ngena banget di film UNANSWERED PRAYERS (doa-doa yang tak terjawab) ini.

91-213258-0-unansweredpra.jpg

This is what that i called life. . . Ini apa yang (selalu) ku sebut hidup.

Biasa, tapi sangat istimewa bagi seorang ibu rumah tangga seperti saya. Bisa dibilang ini ME TIME nya saya. Terbangun tengah malam, menyelesaikan beberapa tugas rumah yang tertunda, lalu nonton TV yang kebetulan menayangkan film dini hari yang bagus dan layak diapresiasi.

Ya, lama sekali tidak dapat tayangan yang dapat menggugah jiwa dan (tentu saja) menguras stok airmata. Dan di film UNANSWERED PRAYERS ini punya ‘sesuatu’ yang saya banget, ibu-ibu banget. Sukses besar membuat saya banjir airmata dan menangis sampai akhir, khas drama romantis.

Film ini mengisahkan tentang sebuah keluarga yang hangat dan bahagia penuh kebersamaan. Ada seorang ayah yang tipe ‘family man’ (Ben), ibu yang penyayang (Lorrie), seorang anak remaja dengan ‘kebengalan khas anak muda’ (Jesse) dan kakek nenek.

Mereka bersama menghadapi masa sulit ekonomi dalam usaha milik keluarga di bidang penyedia jasa konstruksi dan perbaikan bangunan.

Dalam kesibukan itu membuat hubungan suami istri tenggelam dalam rutinitas pekerjaan dan masalah anak di sekolahnya. Sampai suatu hari seseorang dari masa lalu (Ava Anderson) datang yang ternyata adalah teman Ben dan Lorrie sekaligus mantan kekasih Ben.

Ava meminta pada Ben untuk memperbaiki rumah mendiang ibunya agar bisa ia jual. Dari sinilah konflik berawal, mereka jadi sering bertemu dan terlibat perselingkuhan. Sampai suatu malam saat berduaan di dalam mobil, mereka mengalami kecelakaan kecil dan membuat Lorrie mengetahui hal yang sebenarnya.

Pasutri ini bertengkar hebat dan pisah sementara. Membuat si anak benar-benar kecewa pada sang Ayah, sikap pembangkang remajanya semakin menjadi. Ia sampai mengultimatum ayahnya agar tidak datang ke pertandingan football yang akan ia ikuti.

Ternyata Jesse kalah, itu pasti membuat ayahnya kecewa dan marah besar. Karena football adalah olahraga kegemaran ayahnya ketika di SMU dulu dan ayahnyalah yang ‘memaksa’nya untuk mengikuti olahraga ini. Sebenarnya Jesse lebih senang menulis artikel di koran sekolah.

Tapi, setiap kejadian dan peristiwa tak menyenangkan selalu memberi pelajaran berharga. Ben dapat menerima kekalahan anaknya, pun Jesse dapat memaafkan kekhilafan ayahnya. Tak ada yang sempurna, hidup seperti permainan, saat kita kira segalanya berjalan sesuai rencana, kenyataan bisa saja berbeda.

Memaafkan memang tak mudah, terlebih menerima kekalahan dan kenyataan menyakitkan. Ben mengucapkan selamat tinggal pada Ava. Kata-katanya menyentuh sekali:

“Saat dahulu kau meninggalkanku, aku berdoa agar kau kembali. Tapi kemudian aku bersama Lorrie dan aku mencintainya sepenuh jiwaku.”

Nangis jijay dah saya pas scene ini, lalu Ben berjuang mengajak rujuk istrinya lagi.

Artinya, memang, banyak harapan-harapan kita di masa lalu yang tak terkabul seolah doa-doa tak terjawab. Tapi percayalah, sebenarnya apa yang kita punya hari ini adalah perwujudan atas harapan tempo hari. Karena Tuhan selalu tahu apa yang terbaik bagi kita.

Khusus buat para orang tua. Berhentilah menjadikan anak sebagai ‘penyambung cita-cita kita yang putus di masa lalu’. Anak-anak punya bakat mereka sendiri, punya hidup yang ingin mereka jalani. Seperti Jesse yang karena kalah ia tak mendapatkan program beasiswa untuk kuliah. Tapi ternyata karena bakatnya menulis ia akhirnya dapat beasiswa dari sana. Sesuatu yang telah membuka mata ayahnya.

Film ini bisa saya katakan sangat sangat manusiawi, sangat menyentuh nurani dan bagian penting dalam kehidupan manusia. Bahwasanya keluarga adalah tempat kita menumbuhkan cinta, memetik buahnya dan belajar menghargai esensi dari cinta; tanggung jawab, rasa hormat dan kemaafan.

Hufth. . .*ngelap ingus

MOST RECOMENDED BANGET DAH !! Wajib nonton!


Gambar dari:
connect.collectorz.com

30 thoughts on “UNANSWERED PRAYERS

  1. Wah jadi penasaran bun, film nya penuh konflik dg ending keren ne, ga rugi dong bunda begadang amp pg tp dpt inspirasi;-), yah meski mata pagi ini bengkak dan merah pasti ny he he

    Like

  2. :):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):)
    Memang anak mempunyai bakat sendiri2 ttp orang tua hrs jeli dan mengarahkan bakat tsb menjad yg positif.,mmakasih.:):):):):):): .ditunggu kunjungan baliknya di blog aku yaa
    serpihanfb.mywapblog.com/faedah-doa-nurbuwat.xhtml
    Ada kehidupan manusia lain didalam perut bumi
    serpihanfb.mywapblog.com/ada-kehidupan-dan-dunia-lain-di-dalam-bu.xhtml

    Like

Leave a Reply to Madthohars | Gudang Ilmu & Artikel xX0Xx Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s