MENGUAK MISTERI PENYEBAB KENAIKAN BERAT BADAN WANITA MENIKAH

gambar-kartun-lucu-wanita.jpg

Hah. . . Judulnya aja panjang kayak kereta gandeng. Tapi inilah fakta yang saya temui di lapangan, satu persatu coba saya kumpulkan. Oke, ekhem. . Para wanita jangan pada shock dulu ya.

Jadi beberapa waktu yang lalu saya ketemu teman lama jamannya SMU dulu. Saya kaget, dulu itu dia kutilang alias kurus tinggi dan langsing. Sekarang sudah sampai di angka 70 kg, tinggi besar lah dia jadinya. Saya juga, jangan ditanya, sekarang sudah naik sampai 65 kg, lebih berat dibanding sebelum saya sakit kemarin masih 62. Ckckck. . .

Juga ada status teman di fb yang galau karena terus tumbuh ke samping.

Ada apa sebenarnya ini? Mengapa ini semua bisa terjadi? Dan tubuh langsing bak artis Korengan eh Korea seakan tinggal mimpi. . . .

Ini bisa jadi loh ya, bisa jadi salah satu atau salah semua (yang dituding) jadi penyebab kenaikan berat badan atawa kegemukan bagi wanita menikah, terutama yang sudah punya anak. Cekiprott. . .

1. ALAT KONTRASEPSI

Suka atau tidak suka, pil harian atau suntikan bulanan pencegah kehamilan yang lumrah dan rutin dipakai kaum ibu masih divonis jadi biang keladi penyebab utama kenaikan berat badan. Benar atau tidaknya nunggu ilmuwan luar menelitinya saja ya? Ini berdasar beberapa pengalaman dan fakta di lapangan bola.

Tentang ini saya sudah pernah bahas DI SINI.

2. ANAK HOBI JAJAN

Kira-kira dimana hubungannya ya? Anak yang jajan kok emaknya yang gembrot? Kejam ah. Eh, ternyata, usut punya usut, dari sikut ampe perut, retsleting celana gak lagi nurut, nyangkut sebatas lutut. Hm. . .setiap kali anak tak menghabiskan cemilannya, dari pada terbuang, si ibu rela saja menghabiskan sisanya (yang sebenarnya masih banyak itu). Ada keripik kentang, ada sepotong roti panggang, sebatang coklat, setoples permen. Woy! Itu ngemil apa ngutil?

3. HORMON WANITA SETELAH BERCINTA

Ini katanya loh ya, kata tulisan yang pernah saya baca. Walau aktivitas hubungan seks katanya dapat membakar kalori tapi juga membuat hormon atau semacam enzim tertentu dalam tubuh wanita yang bisa memicu peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan. Apalagi yang setelah ‘itu’ doyan nongkrong di dapur nyari makanan.

Wah wah. . . Baru tahu kalo ‘olahraga malam’ bikin naik berat badan.

4. STRES DAN BAHAGIA

Sebenarnya orang jadi gemuk itu ada dua kemungkinan; dia stres dan melampiaskannya dengan banyak makan atau dia sejahtera hidupnya berbahagia sehingga nutrisi terserap sempurna.

Tapi, kalau mau jujur, kayaknya kemungkinan pertama lebih mendominasi deh, apalagi kalo stres udah menyangkut tentang pasangan atau mertua (makin kesal semakin banyak makannya). Saya jadi salut sama orang yang kuat gak makan saat dia tertekan, apalagi masih bisa langsing setelah diterpa badai kehidupan. Artinya dia gak perlu repot atur program diet, cukup modal masalah aja, langsing sya la la. . .

Hm. . .kira-kira itulah beberapa sebab musabab yang membuat kaum hawa menjadi ‘lebih berisi’ setelah menikah dan punya anak. Tapi ladies, sebenarnya kalau dari segi kecantikan, menjadi gemuk tak apa, sah-sah saja. Lebih berisi sedikit tak akan mengubah siapa kita sebenarnya, yang penting tetap percaya diri dan selalu baik hati.

Nah, baru lain halnya jika sudah menyangkut masalah kesehatan. Takutnya kegemukan membawa berbagai gangguan dan penyakit di badan. Di sini kita perlu sedikit menggeser jarum timbangan ke kiri, diet atau apalah namanya. Dengan catatan caranya juga harus sehat.

Oke, jelas ladies??

Di sini ada sebuah cerita tentang wanita yang terobsesi menjadi langsing. Semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua:
AKU CUMA MAU LANGSING


Gambar dari:
http://www.gambargratis.com

30 thoughts on “MENGUAK MISTERI PENYEBAB KENAIKAN BERAT BADAN WANITA MENIKAH

  1. hihihihihihi komen yg di atas tertuju pd olahraga malam.. :up:

    iya juga y, klo di liat2 bnyk wanita yg jd gemuk stlh menikah,
    gemuk asal sehat gapapa sih.. hehee

    Like

  2. secara teori begini..

    Karena gerakan pompa hidrolik sewaktu kuda2n.

    Kalau kita pikir2 grakan bercinta hampir sama dengan pompa ban.. Naik trun..
    Dan efeknya badan istri bisa bengkak karna efek pompa hidrolik mr. P,
    hahaha…
    Ini teori menurut ane bun..
    Oia ane juga setuju sama pisang plus telor di atas. Jiahaha…

    Like

  3. haha,
    bun,ada aja bun,dgr2 intan koma makanya nongol ne,,ci intan itu misterius buat gue bun,bun anda ini sering nongol dmn2 yah, di suara merdeka koment,dll lah..

    Ane coba ketik nama rusminah qumainah di google dan ternxata jejak bun ada di situs2 lain,hehe maaf bun 6 bulan blakang ini ane nyari info tentang bun,namanya juga cinta! Wkwk

    Like

  4. bun,
    1 + 1 = 2
    aku + mytha = cinta

    kelapa jatuh + bun = ?

    Tebak bun…
    Jawabnya..
    Salah..
    Salah..
    Salah..
    Yg bener sama sama Tua

    wahaha..
    #

    Like

  5. Siapa Bilang Menikah itu
    Enak?

    Memang sebagian orang yang
    masih single (termasuk saya
    dulu), ingin sekali menikah dan
    memiliki pasangan hidup. Tapi
    setelah dijalani sendiri, menikah
    itu ternyata nggak enak! Makanya sekarang kalau ada
    teman saya yang status-
    statusnya di media sosial
    menunjukkan kalau dia pengen
    banget menikah, saya seringkali
    mencibir, “nanti lo rasain gimana nggak enaknya nikah!”.

    Kalau saya boleh memilih lagi dan
    memutar waktu kembali ke
    beberapa tahun yang lalu, saya
    akan memilih untuk menjadi single
    saja. Menikah, punya suami, itu
    repot ternyata bo! Ngurus suami itu lebih repot daripada ngurus
    anak. Istri banyak nggak
    benernya di mata suami. Bagus
    kalau suaminya nggak macem-
    macem. Kalau ternyata si suami
    tukang selingkuh atau “ringan tangan” alias sering melakukan
    KDRT, wuiihhh…. hidup udah
    seperti di neraka. Bagus kalau
    nanti pas di akhirat masuk
    surga, lah ini, udah di dunia
    serasa di neraka, di akhirat juga harus masuk neraka. Rugi dua
    kali kaannn…

    Waduh, kok bahasannya
    ngelantur ya… Okay, balik ke
    judul di atas.

    Menikah, awalnya mungkin
    memang terasa enak, dunia
    serasa milik berdua, tapi coba
    kalau sudah masuk tahun kedua,
    ketiga, keempat dan seterusnya,
    yang ada cuma rasa letih. Apalagi seperti saya yang hanya
    seorang ibu rumah tangga. Hidup
    saya hanya berputar sama yang
    namanya anak dan suami.

    Nggak mau munafik, saya
    seringkali merasa bosan di rumah
    terus. Masih belum lagi kalau ada
    masalah dengan suami, nggak
    ada tempat buat curhat, jadi
    semuanya “ditelen” sendiri. Trus, ditambah dengan posisi
    saya yang tidak bisa
    menghasilkan materi, membuat
    saya seringkali merasa terpojok
    karena telah menghabiskan uang
    sedemikian banyaknya untuk memenuhi keinginan saya.

    Sungguh, kalau misalnya saya
    boleh memilih, saya akan kembali
    menjadi single, yang bebas
    melanglang buana seperti dulu,
    mencapai mimpi-mimpi saya.
    Namun, komitmen dan tanggung jawab akan banyak hal memaksa
    saya untuk tetap bertahan di
    posisi ini.

    Pesan saya untuk para single,
    posisimu saat ini adalah yang
    terenak. Nikmati saja dulu
    sebelum nantinya kau akan
    terbangun dari mimpi indah
    karena sebuah kata yang bernama pernikaha.

    – curhat tante gua

    Like

  6. @rammseiza,

    ya memang, menikah memang tak mudah, tp itulah SENI HIDUP, dan tetap sj manusia pd fitrahx tak bs hdup sndiri. Secra naluri alami kt ditakdirkan hdup brpasangan. Dan itu mrpkn hukum alam mutlak, yg mana bl ada yg mengingkarix mk akn tjd penyimpangan dimana2 dan kekacauan sosial dsb.

    Sy sdh 10
    thn menikah dan punya 2 anak. Sy tak blg prnkhn sy baik2 sj, atau sgalax selalu indah. Hdup slalu punya 2 bgn untuk dihadapi, ada suka dan duka. Sama halx dgn single, ada enak dan tdk. INTINYA, NIKMATI SJ APAPUN KEADAANYA.

    Hahay. . .baru tahu ya kalo sy bbrp thn trakhr ini jd pengguna internet aktif, eksis dimana2. Tp, jgn ngefans berat ama sy, ntar ada yg marah!! Wkwk. . .

    Kira2 Intan skt apa bung Ram kok bs koma? Ktx dioperasi. Smoga bs cpt sembuh.

    "Dr kesedihn kt tahu dan bs menghargai kebahagian. Dan dgn kebahagiaan adlh cadangan energi untuk menghadapi kesusahan."

    Like

  7. Selamat malam mbak.. 😀
    Lama saya mampir disini.. 😀

    Baca crita mbak di atas aku juga prnah, teman sma dulu yg asalnya lngsng stlah pnya anak 1 jd gembrot.. 😀

    Tp semua itu tergantung si ladies merawat tubuhnya sih..

    Like

  8. wah kayaknya semua kemungkinan yg terjadi tetap akan menambah berat sibadan prempuan bun.. Hhi gmna yah jadinya pa*ar ku, skrng aja udah embem gmna nanti.. Hhe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s