GIGI: KESEHATAN, NILAI ESTETIS, SENYUMAN DAN PESONA

Ada apa dengan gigi??

Eit, bukan Gigi yang telah resmi jadi istri Raffi Ahmad, atau band Gigi yang sempat eksis dulu. Ini adalah tentang gigi dalam arti yang sebenarnya, gigi yang ada dalam mulut kita.

Saya itu termasuk orang yang sebenarnya cukup sadar dalam hal menjaga kesehatan gigi, setidaknya sekarang setelah punya anak dan semakin sadar betapa pentingnya gigi dan betapa menyakitkannya ketika kita bermasalah dengan gigi.

Saya juga penggemar makanan manis dan masa kecil saya punya kenangan buruk tentang betapa seringnya saya sakit gigi, padahal orangtua sudah cukup melakukan segalanya untuk menjaga kesehatan gigi saya.

Karena itulah saya terbilang cerewet tentang gigi anak-anak saya. Sejak usia 8 bulanan saat mulai tumbuh gigi, saya sudah mulai merawat gigi anak-anak, mulai dari sikat lembut dengan jari (sampai digigit), pasta gigi berhadiah mobil (mobilan, haha), gosok gigi sebelum tidur, tapi entah kenapa ke dua anak saya tetap sering banget sakit gigi.

Mungkin usaha saya belum maksimal, atau karena mereka ASI nya lama (hampir 3 tahun dan waktu menyusunya bisa sampai 2-3 jam). Atau karena emang doyan banget roti-rotian, permen dan makanan manis??

Entahlah. . .

Dan sekarang saya juga dibuat resah karena gigi tetap anak sulung saya sudah mulai tumbuh tapi gigi susunya belum lepas, dan dia ogah dicabut. Hiks. . .

Nah, karena itulah kesehatan gigi jadi amat penting karena berhubungan langsung dengan penampilan dan nilai estetis, gak kebayangkan wajah cakep dan keren tapi giginya gak rata dan ‘maju mundur’. Kecuali gigi abnormal yang bikin cantik; ginsul.

Jadi ada cerita menarik yang melatarbelakangi bahasan saya tentang gigi kali ini.

Kemarin-kemarin kami beli es jus di penjual tepi jalan di daerah saya yang terkenal lumayan enak dan laku juga. Yang paling menonjol sih si penjualnya. Ibu muda beranak satu, cantik, modis dan stylish juga dengan dandanan pake turban model mutakhir, make up, eye shadow biru, eye liner dan gak ketinggalan bulu mata palsu dan lipstik mentereng. Cocok-cocok aja sih dan gak berlebihan, sesuai usianya lah. Tapi kemudian ada yang janggal ketika ia tersenyum dan bicara.

Maaf, bukannya saya membicarakan kejelekan orang, ini hanya sebagai pelajaran tentang pentingnya kebersihan gigi karena berhubungan langsung dengan kecantikan dan kesehatan. Giginya amat bertolak belakang dengan penampilannya yang total tadi. Bisa dibilang kurang bersih, kuning kecoklatan dan aneh karena ada tempelan (entah perak, mutiara sintetis atau asesoris apa, yang jelas bukan behel) warna-warni di giginya itu. Sungguh kontras dan berpotensi meluluhlantakkan image bengkeng (Bahasa Banjar yang artinya keren, gaya, aksi dsb) yang telah terbangun melalu dandanannya tadi.

Ironiskan jadinya??

Lalu ada juga orang yang biasa-biasa saja, dandanannya standar gak make up, tapi ketika tersenyum mampu memalingkan duniaku dan duniamu karena manis dan pesonanya dan deretan gigi yang bersih terawat.

Memang ya, kalo perawatan gigi modern yang aman gak bisa dibilang murah, mahhal bingit dan lumayan menyita waktu juga (dulu pas menambal gigi anak saya maharnya dua ratus ribuan, seorang family pasang satu gigi palsu di depan hampir setengah juta dan tiga kali pertemuan). Tapi kalau sejak dini telaten membersihkan kita sebenarnya tak perlu merogoh kocek dalam-dalam hanya demi gigi. Resep nenek moyang selalu bisa jadi andalan: abu gosok dan sirih bisa menolong sebagai pencegahan. Syukur-syukur kalau rajin ke dokter gigi 6 bulan sekali.

Jadi ingat ada aktris Korea yang punya deretan gigi yang rapi dan putih bersih, walau dandanannya minimalis ia sangat mempesona di drama Miss Korea berperan sebagai Oh Ji Young yang di kompetisi wajah polos di drama itu, ia dinilai karena senyumnya yang menawan. Inilah dia Lee Yoon Hee:

miss-korea-e11-mkv-002070.jpg

oh-ji-young-senyum-screen.jpg
Waikikiii. . .

So sweet banget kan senyuman yang tampil bersama deretan gigi yang bersih terawat?

Gigi oh gigi. . .

Cerita tentang gigi lainnya:
Jangan Mengaku Galau Kalau belum Merasakan Sakit Gigi

Gigi Julak Ijuh



Gambar dari:
Eyang Kakung Google

Advertisements

14 thoughts on “GIGI: KESEHATAN, NILAI ESTETIS, SENYUMAN DAN PESONA

  1. wkakak bener banget mbak, aku malah punya patokan seberapa resik'an (kebersihan) seseorang itu selalu ku lihat dari kondisi gigi dan mulutnya.

    Oh ya, mungkin aku adalah salah satu orang yg belum pernah galau, karena seumur hidupku belum pernah rasain yg namanya sakit gigi.

    Like

  2. @eanreana,

    wa alaikumslm.

    Ya jua ae, sama ja pd sakitx tu disini ujar Cita Citata. Haha. . .

    @John Kampret

    beruntunglah kamu krn gak pnh skt gi2.

    Sama, sy juga menilai resik tdkx ssorg dr gi2x. Plg gak mesti gosok gi2 yg bnr dan brsih.
    Yah. . . Walau kebiasaan org beda2 dan sgt mempengaruhi.

    Krnx sy sdg dlm misi penting penyelamatan dan pembiasaan membersihkan gi2 yg bnr pd anak2 sy.

    Like

  3. Betul banget tuch, Kak Ros..
    Secantik atau setampan apapun seseorang, jika saat tersenyum giginya kelihatan …. ( ih … jorok ..) cakakakakak
    pasti dech, jadi ilang ketampanan dan kecantikannya.

    Soal sakit gigi, aku juga pernah mengalaminya.
    mungkin juga karena aku dulu suka banget makan permen dan makanan yg manis² lainnya.

    Lebih baik merawat sebelum terlambat.

    Like

  4. Hoho sbgai anak yg baru gede, jujur aja aku males kalo mau sikat gigi, paling kalo mandi doang sikat giginya, itu juga kalo inget bund, hhe

    Like

  5. @Arif Mungafan,

    duh. . . Jgn gitu dong. Kalo ntar gi2x kuning dan nafasx bau, gimana?
    Apa gak malu saat brgaul, apalg brinteraksi dgn lwn jenis?

    Mulai skrg rajin2 ya sikat gi2x dr skrg!

    Like

  6. Sesuatu yg sederhana ya Bu
    Tapi mmpengaruhi juga penampilan
    Yg terpenting kita harus bisa menjaga kesehatan gigi 🙂
    Ngmong2 cantik banget tuh Bu artis Korea nya 😀

    Like

  7. Pasta gigi berhadiah mobil-mobilan? Kayaknya waktu kecil aku juga pernah dibeliin deh 😀 Hahaha

    Pengen sih ngelakuin sesuatu sama gigi-gigi di mulut ini yang kenyataannya gak rata dan gak putih cling :3 Apa ya? belum ada niat mungkin xD

    Ibu penjual jus, dandanannya total banget ya xD

    Like

  8. bener bgt kak, gigi mrupakan komponen trpenting dlm sebuah senyuman. wktu kecil dlu sy jg mrsakan sakit gigi, gk enak bgt dah, tp alhamdulillah sejak kls 3 sd smp skrg gk prnh sakit gigi lg. hh yg penting kesadran mnjga ksehatn mulut itu hrus trtanam dlm kebiasaan sehari2 kita. tnx

    Like

Leave a Reply to HOT SPOT MWB ᔝ Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s