TENTANGMU

Aku tak tahu. . .
Kelak akan seperti apa kenangan melukaiku dan mengingatkanku padamu.
Di jalanan basah yang pernah kita lewati.
Waktu telah melemparkanku jauh, di tempat-tempat yang tak terlupakan.

Mungkin hanya kenang yang tersisa,
sedikit ingatan yang mungkin masih ada.
Atau barangkali rindu,
yang sesekali masih menggaungkan namamu.

rindu.jpg

Dan bila gelap malam menyergap,
masih saja airmata mengaliri cekung pipi.
Merefleksikan mimpi dan segenggam cinta yang beranjak pergi. . .



Sebuah puisi pendek yang pernah saya kirimkan DI SINI

Advertisements

8 thoughts on “TENTANGMU

  1. Ahhh … Aku jadi teringat Naura… Hikz…

    Di jalan basah, dibawah rintik gerimis
    Berpayung berdua diantara kabut tipis berselubung gerimis… huaaaa…. huaaaa….

    #Salto ditengah sawah… 😀

    Like

  2. @eanreana,

    wa alaikumslm.

    Haha. . . Skrg pipiq chubby bgt ya, big face.

    Tp bkn krn aq lg kurus pas bikinx, tp maksud puisi ini adlh tentang seorg anak manusia di hari tuax yg mengenang ksh cinta d masa lalu. Begitu. . .

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s