AKHIRNYA DESCENDANTS OF THE SUN TAYANG DI INDONESIA


Gambar dari; lensaremaja.com

Kabar gembira buat pencinta drama Korea, drama yang paling hits di awal tahun 2016 dan paling ditunggu-tunggu kehadirannya akhirnya tayang di televisi swasta di Indonesia. RCTI menyiarkan drama ini sejak hari Senin tanggal 25 Juli 2016 kemarin, dari Senin sampai Jumat jelang tengah malam, pukul 22.30 WIB (jam tayang favorit penderita insomnia). Kalo di tempat saya, Banjarmsin dan sekitarnya kena hampir jam 12 WITA. Horee….

Senang banget juga tayangnya pake subtitel aja dan bukan dubbing, soalnya saya kurang sreg dengan drama korea yang didubbing. Kurang greget karena gak bisa denger oppa, daebak, omo, atau gomawo dengan aksen khas yang terdengar begitu seksi di kuping saya. Thanks ya RCTI.

Drama yang dibintangi oleh si mega bintang Korea super cantik Song Hye Kyo dan aktor cute Song Joong Ki ini berkisah tentang dua anak manusia berbeda profesi, visi dan misi namun punya satu perasaan yang sama. Tentang seorang tentara anggota pasukan khusus dan seorang gadis dokter. Fix banget yah dua profesi itu emang paling klop kayaknya, di kehidupan nyata juga kalo ada pasutri yang profesi serupa itu pasti deh dimana-mana jadi bahan kebanggaan buat keluarganya dan membuat nyempil-nyempil rasa iri dari orang disekitarnya.

Baru di episode pertama saja saya sudah dibuat ngiler klepek-klepek oleh aksi Joong Ki yang super terus terang tentang rasa sukanya pada si dokter cantik. Hye Kyo juga gak kalah menawan, perannya sebagai dokter muda ahli bedah yang sudah menyandang gelar profesor itu sangat pas dengannya. Membuat saya percaya, pantas saja netizen dalam dan luar negeri pada heboh tentang drama ini. Pantas saja sampai ada meme-meme yang bikin mupeng tentang Song Joong Ki yang dibanding-bandingkan dengan tentara ganteng di kehidupan nyata; Agus Harimurti, anaknya pak SBY. Pantas saja ke dua pemerannya dapat julukan SONG SONG COUPLE. Pantas saja mereka berdua digosipkan menjalin hubungan asmara beneran di luar drama. Pantas saja rating dramanya menanjak naik terus. Pantas saja drama dan artis pemeran nya dapat banyak penghargaan dan booming di seantero asia. ARRRGHHHHH….. JOONG KI. .. kamu terlalu manis untuk jadi tentara yang mesti baku tembak dan bersimbah darah!! Tidaaakkkkkkkk….

Gambar dari: hmetro.com.my

Lihat kacamatanya, betapa keren dan gagahnya Song Joong Ki oppa di drama ini. Dari sekian judul drama yang pernah dibintanginya, bisa dibilang drama inilah yang paling sukses melambungkan namanya.

Gak sabar seperti apa ceritanya (padahal guenya aja yang paling gak sabar, adahay nasib tak punya saluran TV digital), pantengin aja di RCTI setiap Senin sampai Jumat pukul 22.30 WIB. (sambil berdoa dalam hati semoga tayangnya konsisten sampai selesai).

Amiin!!

Advertisements

LEBARAN KALI INI

Assalamualaikum…. pemirsa semuanya… masih dalam suasana lebaran kan ya. Saya dan keluarga mengucapkan selamat hari raya idul fitri dan mohon maaf lahir dan batin.

Berbulan-bulan lamanya saya tidak lagi mengisi blog ini dan baru sekarang muncul kembali, sungguh terlalu. Akhir-akhir ini saya memang sedang dibuat ribet oleh layanan kartu operator seluler yang saya pakai dan saya percayai, kartu itu dengan teganya telah "mengkhianati" saya dengan bekerjasama bersama UC browser dan Menkominfo; mereka memblokir banyak sekali situs bermuatan negatif, dan yang anehnya Mywapblog juga termasuk dalam daftar blokir mereka. Kalo situs porno sih saya setuju aja diblokir, tapi ini MWB loh, situs penyedia blog kesayangan kita semua loh, kok bisa?? Memang sih gak sepenuhnya diblokir, hanya fitur pengunggahan foto yang tak bisa lagi digunakan lewat UC browser. Setiap kali saya mau mengunggah foto pasti begini:

Kejam kan? oh kenapa?

Saya juga sudah mendownload aplikasi MWB di Google play store, dan hebatnya sama sekali gak bisa diakses, sepertinya provider Three punya masalah tersendiri dengan MWB. Karena sepertinya itu tak ada masalah bagi pengguna kartu operator yang lain.

Jadi saya terpaksa mengunggah foto lewat opera mini, yah walau agak lama dan berat loadingnya (untung opmin gak ikut-ikutan sekongkol). Hiks….

Okelah, cukup dengan keluhannya. Kali ini saya cuma mau sharing kegiatan lebaran tempo hari. Biasa aja sih, silaturrahmi, sungkeman, makan-makan. Hari pertama setelah salat ied ngumpul di rumah ortu, dan juga ortu saya yang ke dua (eh?), maksudnya ke rumahnya father's second wife sama kakak, ketemu adik2 satu bapak beda ibu, ketemu adik tiri juga, terus ziarah kubur almarhumah mertua. Hmmm…. Setelah semua cerita panjang, konflik, guncangan kehidupan itu, menerima segalanya adalah suatu keharusan, kalo kita tetap mau waras sepanjang sisa umur yang singkat ini.

Kemarin-kemarin sempat terlibat konflik juga antara kita tiga saudara dengan orang tua, biasalah… beda visi dan misi antara dua lintas generasi. Karena itulah moment lebaran ini harus jadi titik balik untuk berbuat yang lebih baik, itu juga kan yang mewarnai kehidupan anak manusia? Dari konflik itu kita akan belajar cara menyelesaikan masalah dan meluruskan kekeliruan, menerima kenyataan, dan yang terpenting meminta dan memberi maaf. Semogaa…

Nah, yang paling saya senang sekali di lebaran tahun ini adalah saat berkunjung ke rumah adik kita yang bungsu, dia dan keluarga kecilnya baru pindahan, sekalian juga kakak saya yang berdomisili di luar kota ikut ke sana dan menjadikan mudiknya tahun ini paling berharga (biasanya cuma ngumpul di rumah mama). Maka jadi hebohlah ketika tiga saudara ini bersama, membuat para suami geleng-geleng kepala. Haha….

My beloved sisters; Kakak, adik
dan penampakan bocah-bocah nyempil dimana-mana.


Rencananya cuma mau foto bertiga, e tapi anak-anak ini gak mau ketinggalan. Putri kecil anak adik saya lah yang paling menawan, tertib dan manis, dia dijagain tiga sepupu laki-laki yang sangat menyayanginya.
Gadis kecil kesayangan kita!


Kata adik, saya itu adalah "jembatan yang membuat kita tetap keep in touch". Anak tengah mah gitu….
co cwiiit….

#jembatan yang dari tahun ketahun tambah lebar.
Tapi gue tetep paling tinggi kan kan kan.


Ini ni, trio huru-hara, pembuat ramai seisi dunia. Very great moment, see them grow up day bay day from kids, a boy, and then be a man. Cool?

Trio bapak-bapak, yang dua itu senderan di tembok kecapean bawa kita para ibu naik motor di sore hari yang panas.

Wefie ma kakak, gede-gedean muka.

Wefie ma adik, gak tahu dulu mama ngidam apaan sehingga si bungsu ini jadi yang paling mungil, dan cantik jugak :p

Teteup… penampakan dimana-mana.

Trio charlies angles, kakak tercinta di tengah ya….

Ini gak jelas ni apa yang diketawain?

Seru ya bisa ngumpul bareng gini, rasanya baru kemarin kita rebutan kamar mandi setiap mau ke sekolah, ribut terus, sekarang kita sudah punya kehidupan masing-masing dan tinggal berjauhan, cuma Idul Fitri yang bisa mempertemukan kita lagi. Huaaaaaaa….. kakak, adek, aku mewek neh…

Malam harinya kita mampir sebentar ke taman patung bekantan. Saya kurang tahu apa nama persisnya tempat ini, ada tulisan TAHER SQUARE di dekat taman yang masih terbilang baru dibangun di tengah kota Banjarmasin ini.

Di sini juga ada lapangan basket, wisata air dengan naik kelotok keliling alur sungai Barito, bisa foto-foto juga. Tapi sayang, mungkin karena masih baru, pepohonannya masih kurang sehingga di siang hari di sini sangat panas.
Semoga nanti tambah baik ya dan bisa benar-benar jadi ruang terbuka hijau yang rindang dan asri.


yang paling senang dan paling gak bisa diem dari semuanya.


foto sekali lagi ya kak, besok sudah mau pulang ke Batu Licin. Setahun lagi baru kita bisa ketemu.

#fotonya kurang mantap dalam gelap, cahayanya buram dan pecah…


Patung bekantannya ternyata bisa nyemprot air loh… kita bisa basah-basahan di bawahnya, brrrr….

Patung bekantan ini mengingatkan saya pada patung singa Merlion yang jadi ikon Singapura. Gak kalah kan kan kan…

Dan ini Banjarmasin punya!!