BERSEPEDA GEMBIRA

Beberapa minggu yang lalu anak bungsu saya sempat menangis hebat karena kepengen punya sepeda sendiri. Ceritanya pas waktu bermain ada anak tetangga yang meminjamkan sepeda mini berroda empat, Raffi senang sekali bermain sepeda sepanjang sore itu. Tapi saat hari menjelang petang dan anak-anak tetangga pada pulang, eh dia nangis hebat minta sepeda detik itu juga, gak tanggung-tanggung setengah jam lamanya Raffi ngamuk. Setelah dibujuk rayu dan melalui diplomasi alot yang melelahkan jua menandaskan stok kesabaran akhirnya jagoan kecil saya mau diam tapi dengan syarat besok harus punya sepeda.

Esoknya pun pagi-pagi si Ayah nanya-nanya ke tetangga yang anaknya sudah agak besar kali aja ada sepeda kecil lama yang udah gak kepakai lagi (mikirnya kalo beli yang baru kan agak mahal sedangkan memakainya cuma sebentar karena si kecil cepat besar). Ternyata ada dan (untungnya lagi) dikasih gitu aja, cuma roda sama rantainya yang mesti diperbaiki. Eh. . . Ternyata masih agak kebesaran, kaki Raffi gak nyampe ke tanah, tes jalan perdana sukses membuat dia nyemplung di kali mesti sudah pake roda samping. Mewek drama horor lagi dah.

Akhirnya karena ngenes banget liat Raffi berkubang lumpur dan gulma ijo maka diputuskanlah buat beli sepeda yang lebih kecil. Gak papa biar makenya gak lama, kali aja bisa diwariskan buat adeknya, kelak. Oops! #muka ngarep punya anak gadis.

Gak sia-sia emang, Raffi rajin banget latihan bersepeda. Saban sore pasti minta temani keliling komplek sambil bersepeda (mamahnya ngos-ngosan ngikutin sambil jalan). Pergi mengaji juga lebih memilih bersepeda daripada naik motor.

Sampai kemudian di suatu pagi yang ajaib, dua roda bantu yang di samping kanan kiri itu dilepas si Ayah dan apa yang terjadi? Ternyata Raffi sudah bisa mengayuh sepeda roda dua. Yayy! Bukan main senangnya saya, di usianya yang belum 5 tahun dia udah bisa bersepeda hanya dalam beberapa minggu saja (gak sampai sebulan). Mengingat dulu kakaknya, Fikri, baru kenal sepeda pas kelas 1. Mungkin Raffi jadi cepat bisa karena pengen kayak abangnya yang kemana-mana gak pernah pisah sama sepedanya yang udah agak butut tapi fungsional itu.

Maka inilah duo jagoan yang saban sore ngajak mamahnya ikut keluyuran main sepeda itu;

kakak-adik.jpg
Muka-mukanya pada ngeselin, selalu becanda kalo ketemu lensa kamera.

1bersepeda-pasca-hujan.jpg
Ini euforia pasca hujan banget, ada genangan air cukup luas di jalanan komplek, jadilah anak-anak pada tumpah ruah kegirangan. Si Abang Fikri aja baju koko habis mengajinya gak diganti. Ckckck. . .

3bersepeda-pasca-hujan.jpg
Ada yang sepedanya tergeletak begitu saja.

2bersepeda-pasca-hujan.jpg
Duh, Raffi sepedanya dibikin salto gitu. Doyan bener basah-basahan dan kotor-kotoran.

1-raffi-bersepeda.jpg
Sekarang udah bisa tanpa roda samping lagi. Mukanya sangar gitu nak?

2-raffi-bersepeda.jpg
Hmm. . . Lagaknya udah macam Valentino Rossi. Keren ya, ya ya. . .

Mengingat saya udah mulai tua, saya lupa kalo jadi anak-anak dan punya sepeda bisa semenyenangkan itu, bisa segembira dan sebahagia mereka. Bahkan lumpur dan genangan air saja bisa membuat mereka tertawa. Jatuh dan terluka juga tak menyakiti mereka.

Faktanya, anak-anak memang sederhana, yang rumit adalah orang tua, dunia dan segala aturannya.

This is what that i called “enjoy sweet horrible moment.”

Advertisements

11 thoughts on “BERSEPEDA GEMBIRA

  1. Assalamualaikum…

    Dg mengikuti Raffi bersepeda ria, semoga lemak2 ditubuh mamanya bisa ikut menghilang! Minimal mengurangilah!

    Jd pengen ikutan!

    Like

  2. Iya ya. Dulu aku juga gitu mbak.. Tapi bapakku yang selalu mengajariku untuk bersepeda ria.
    Sampai aku bisa.
    Dan sampai sekarang kalau kemana-mana naik sepeda deh…Soalnya belom ada montor dirumah.. 😀 hehe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s