Mengajarkan Toilet Training pada Anak Balita

image taken from: anak-cerdas.com

Toilet Training atau mengajarkan anak untuk bisa BAK atau BAB secara mandiri, mau bilang atau ijin pada orang tua/pengasuhnya. Jadi balita bisa berhenti memakai popok/diapers/pampers. Dan tak perlu lagi ada kotoran atau air seni berceceran seantero rumah.

Sebenarnya gampang-gampang susah, peran orang terdekat sangat dituntut ekstra dalam hal ini. Karena tak jarang kita lihat anak yang sudah masuk TK tapi masih pakai popok dan sering mengompol, ujung-ujungnya jadi bulan-bulanan ejekan teman-temannya. Kasihan kan?

Dengan sabar dan bertahap, balita bisa bilang atau ijin setiap kali mau buang air bahkan sebelum usianya 2 tahun. Berikut langkah-langkahnya:

1. PERKENALKAN PADA ANAK APA ITU BAK DAN BAB

Di usia bayi 6 bulan ke atas, ia sudah mengenali lingkungan sekitarnya dan hal-hal menarik dalam dirinya seperti menggerakkan tangan dan menendang. Para ibu/pengasuh juga bisa melihat perubahan ekspresi bayi saat ia mau buang air, walaupun ia memakai popok.

Lepas popoknya dan dudukkan pada punggung kaki kita yang sedikit di renggangkan sambil dipegangi.
Ajak bayi berkomunikasi, misal: "Wah, dede pipis ya. . . Curr. . ."

Bayi itu cepat mengerti, nanti akan ada bahasa mereka sendiri untuk menamai aktivitas buang air ini, semisal e'e atau pispis.

2. JANGAN BOSAN DAN ATUR POLA WAKTU

Misalkan bayi baru minum banyak susu atau selesai makan. Tanyai sesekali apa ia mau buang air. Biasanya saya pakai selang waktu setengah atau satu jam.
Langsung saya bawa ke kamar mandi/WC dan diajarkan buang air seperti pada umumnya.

Kalau berhasil, tidak hanya ibunya yang senang, si kecil pun kegirangan saat merasakan ada air kencing yang meluncur. Pujilah dia: "Dede pintar ya, nanti pipisnya gini lagi ya. ."
sambil peluk cium.:-)

image taken from: akuinginhijau.org

3. KURANGI FREKUENSI PEMAKAIAN POPOK

Tidak hanya memunculkan ruam kemerahan pada kulit, pemakaian popok terus menerus juga membuat anak ketergantungan.
Menjelang usia setahun bayi sudah semakin mengerti tentang cara buang air. Boleh malam saja pakai popok, tapi biarkan siang hari tidak usah. Biasanya di usia ini BAKnya sudah mulai jarang dan BABnya teratur.

image taken from: warungmainananak.com

4. GUNAKAN PISPOT ATAU TIDAK

Penggunaan pispot pada balita bisa menimbulkan dilema. Apalagi bentuknya sekarang lucu-lucu dan sudah seperti mainan. Bisa jadi si kecil senang dan mau duduk manis sambil buang air di pispotnya, tapi kadang efeknya mereka takut ke WC karena tampilannya tak semenarik 'mainan pipis' miliknya.

5. AJAK ANAK BUANG AIR KE WC/TOILET SETIAP MENJELANG TIDUR

Jadikan ini sebagai kebiasaan, lama kelamaan si kecil tahu kalau ini tempat buang air yang benar dan tak takut lagi.

6. KONSISTEN

Ibu atau pengasuh tak boleh bosan dan harus menjalankan program toilet training sedini dan semaksimal mungkin. Semakin cepat memulai, Insya Allah semakin cepat terasa hasilnya.

7. BILA GAGAL COBA TERUS TAPI JANGAN MEMAKSA

Kesiapan anak berbeda tiap individu, kita hanya mengajarkan dan mengarahkan. Apapun aktivitas bersama anak, buatlah semenyenangkan mungkin, jangan memaksanya, balita bisa stres juga loh. .

*

Memang tak mudah, tapi ini berhasil saya terapkan pada anak-anak saya. Si kecil sebelum 2 tahun sudah bisa bilang sendiri kalau lagi kebelet. Sekarang sudah hampir 3 tahun dan jika mamahnya gak denger karena keasikan ngeblog
maka ia repot sendiri buru-buru melepas celananya sambil teriak:

"Ma. . .amih. .!" (Banjar= ma, bakamih/ Indo: ma, kencing).
"Ma. .iya. .!" (Banjar= ma, bahira/ Indo: ma, berak)

.

Advertisements

21 thoughts on “Mengajarkan Toilet Training pada Anak Balita

  1. Assalamualaikum wr wb.

    Benar bgt! Tp ya hrus telaten. Kalo kakakku dulu pakaikan popok yg bs dicuci untuk anaknya. Kecuali kalo bepergian, itupun tetap bersih karena keponakanku ga mau lagi BAK & BAB di diapernya karena terbiasa ke wc.

    Like

  2. Assalamu'alaikum wr wb

    mt mlm bunda,

    artikel'a sngat brmanfaat ne bun,wt ibu" ma clon ibu wajib di baca ne,

    mksh artikel'a bun udh ntan save:)

    salam santun

    Like

  3. @eanreana,

    wa alaikum salam.
    Memang hrus sbr. Tp skrg usia anak sy blm 3 thn udah trbiasa selalu bilang kalo mau buang air.
    Bye bye diapers. . .:-)

    Like

  4. sya diblog posting b.a.b,disini bahas b.a.b juga.
    Hehe..

    Aduh bu., kaum calon bapak ikut mendukung programnya deh,, semua saya kembalikan dan percayakan kepada para ibu masalah beginian mah.

    Like

  5. nice post bu.. Hehe nanti talcoba share post ibu ke sdra aku dah..
    Ngomong2 aku tadi dah cebokin pnakan yg BAB diclana 2x shari. Hehe nasib..
    Emang dianya juga gk pernah mau bab dWc..

    Like

  6. Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    Sip bu, karena kalau tdk di ajarkan se dini mungkin, jadinya kencing, b.a.b di pinggir jalan.

    Masak pakai mobil mewah kencing dipinggir jalan. Jorok pool. . .

    Like

  7. @rammseiza,

    eit, urusan anak jgn hny dibebankan ke mamahx, bapakx juga harus proaktif membntu istri merawat anak saat di rumah. ;->

    Like

  8. Waalaikumsalam..
    Masa itu bagi saya dah berlalu,,anak saya paling kecil dah remaja,,klas 8..

    Tp mendidiknya jg tingkatanya udah yg lebih sulit lagi ya..
    Trims,udah berbagi..

    Like

  9. Assalam.. share sdkit ya bunda. Putraku sdh 1,6thn dn toilet training br d mulai hmpr sbulan yg llu. Alhmdllh sdh mngrt pipis d wc tp ad kkawatiran untk lepas pampers saat mlm hr . Slain tdr ny g mantep dn putraku msh asi insyaallah smp 2thn. Jd mlm hr dia sk nangis dn mau nyusu smp tdr lg. It sebabny BAK ny bnyk. Dn pst ngmpol. Mhn bntuan saranny bunda

    Like

  10. @dely,

    wa alaikum slm.

    Wah, selamat ya, dede tmbh bsr tmbh pintar. Jd biar aja pelan2 dulu. Malam/jam tidur memang sgt penting buat anak, jd biar aja msh pake popok kecuali kalo bunda udah hafal jam2 pipis mlm hari dan siap jua buat bangunin/angkat si kecil buat pipis.

    Like

  11. Bagaimana kalau anak yg punya keterlambatan bicara seperti anak saya. Sudah usia 4 thn tapi blm juga lulus toilet trainning. Setiap mau pipis atau pup gak pernah mau bilang

    Like

  12. @Mama,

    wah, yg sbr ya bu. Kesiapan dan kemampuan anak untuk toilet training emang beda2.

    Ibu bs coba pakai pengaturan waktu atau dgn melihat gelagat si anak. Biasax wajah atau bhs tubuh anak2 yg mau pipis/BAB lain/berubah, nah ibu bs mengenali lbh jeli dan memakai cr ini.
    Kalo dgn pengaturan waktu, bs d kira2 berapa menit atau berapa jam rentang waktu buang airx. Perlhn2 diajak bs mau.

    Trimaksh atas hadirx d blog ini, smoga brmanfaat. 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s