Kabut Kelabu Selepas Hujan Senja

kursi-kabut-pagi.jpg

Mungkinkah hujan kemarin mengirimkan pesan-pesan cintamu? Atau cuma gerimis yang lindap sesaat mengerjap mataku?

Ah, lamat-lamat ku dengar senandungmu yang sembari luruh bersama daun-daun.
Yang meranggas ditindas hawa panas. Dan kali kering menyisakan nelangsa ikan-ikan.

Tak inginkah kau duduk di sini bersamaku? Sekedar menemaniku merangkum laju waktu, di kursi hampa yang pernah kau tinggalkan itu. Ketika kabut berpijaran di udara, mengaburkan pendar-pendar cahaya.


Puisi Galau Lainnya:
Yang Tak Akan Pernah
Mimpi Penulis
Rumah Kardus

28 thoughts on “Kabut Kelabu Selepas Hujan Senja

  1. ALHAMDULILLAH di sini baru aja gerimis tidak sampai hujan bu, kemaren hawanya panas dan tadi malam gerah banget……

    Like

  2. @naslah enelida

    Itu foto sy jepret pake hape nokia 206, lokasi di depan rumah, pagi pas kabut tipis krn kemarin senja sempat hujan.

    Like

  3. kunjungan telat bun..

    Bun ganti css lagi. Saya tau css ini punya siapa. Ada satu versi lagi yang bgus dr pd ini. Menurut saya sih..

    Kalau mau tak saya kasih.

    Oia, ada new post di janda tua saya

    cara ngintip css orang lain

    Like

  4. assalamualaikum wr.wb.

    puisimu sangat bagus sob… sedikit namun enak di baca…

    salam puisi sob…
    kalo ada waktu silahkan mampir ke gubuk ku?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s